Polres Mempawah Bergerak Cepat, Premanisme di SPBU Ditertibkan Usai Keluhan Sopir Truk Viral

Petugas Satreskrim Polres Mempawah melakukan penertiban terhadap dugaan praktik premanisme dan pungutan liar

PONTIANAK MEREKAM.COM, MEMPAWAH – Keluhan para sopir truk terkait dugaan praktik premanisme dan pungutan liar di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Mempawah mendapat respons cepat dari jajaran Polres Mempawah.

Melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), kepolisian turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengawasan sekaligus penertiban terhadap aktivitas yang dinilai meresahkan para pengemudi, khususnya yang mengantre untuk mendapatkan solar subsidi.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut atas laporan dan keresahan yang berkembang di kalangan sopir truk. Polisi menilai keberadaan oknum yang memanfaatkan antrean BBM untuk mencari keuntungan pribadi dapat mengganggu ketertiban masyarakat serta memperlambat distribusi logistik.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satreskrim menyambangi sejumlah SPBU yang kerap menjadi lokasi antrean kendaraan angkutan barang. Petugas melakukan pemantauan, pemeriksaan, hingga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang mengarah pada pemerasan maupun pungutan liar.

Kanit Tipidter Satreskrim Polres Mempawah, Ipda David Rizaldi, mengatakan pihaknya berkomitmen menjaga situasi tetap aman dan kondusif, terutama di lokasi yang menjadi pusat aktivitas pengisian BBM subsidi.

Menurutnya, setiap bentuk premanisme maupun pungli yang merugikan masyarakat akan ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Polisi juga mengingatkan agar masyarakat tidak segan melaporkan apabila menemukan praktik serupa di lapangan.

Selain melakukan penertiban, petugas turut memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan BBM subsidi agar penyalurannya tetap tepat sasaran. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan yang berpotensi merugikan masyarakat luas.

Kasat Reskrim Polres Mempawah, Iptu Eric Ibrahim Pattimura, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi praktik-praktik yang mengganggu kenyamanan masyarakat maupun aktivitas perekonomian daerah.

Ia menyebut kelancaran distribusi bahan bakar memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan transportasi dan logistik. Karena itu, pengawasan terhadap SPBU akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik tanpa adanya intimidasi maupun pungutan tidak resmi.

Polres Mempawah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban. Dengan adanya partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi, berbagai potensi gangguan kamtibmas diharapkan dapat dicegah sejak dini.

Kegiatan penertiban tersebut menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari praktik premanisme, terutama di fasilitas publik yang setiap hari digunakan oleh masyarakat.

Penulis: SB

Editor: Chairul

Iklan