PONTIANAK MEREKAM.COM, SAMBAS – Kepolisian Resor Sambas tengah menyelidiki kasus meninggalnya seorang bocah perempuan berusia 7 tahun yang diduga tenggelam di sebuah kolam renang di wilayah Kecamatan Sambas. Peristiwa tragis itu terjadi di Dusun Rambi RT 004 RW 001, Desa Saing Rambi, Kabupaten Sambas, dan kini ditangani aparat untuk memastikan kronologi lengkap kejadian.

Kapolres Sambas AKBP Sugiyatmo melalui Kasi Humas AKP Rahmad Kartono mengatakan personel kepolisian telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan dari warga. Langkah awal itu dilakukan guna mengumpulkan fakta-fakta di lapangan, termasuk memetakan posisi korban ditemukan serta kondisi area kolam renang saat insiden terjadi.

Dari hasil penanganan awal, korban diketahui merupakan seorang anak perempuan berusia 7 tahun. Polisi masih mendalami bagaimana korban bisa berada di area kolam renang hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Keterangan dari keluarga, saksi di lokasi, hingga pengelola tempat pemandian menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan yang kini berjalan.

AKP Rahmad menjelaskan penyelidikan dilakukan untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut atau murni musibah. Karena itu, kepolisian belum menyimpulkan penyebab pasti kematian korban sebelum seluruh proses pendalaman rampung, termasuk pemeriksaan saksi dan pengumpulan informasi pendukung lainnya.

Peristiwa ini sontak menyita perhatian warga setempat karena terjadi di tengah aktivitas libur anak-anak di tempat wisata air. Insiden tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pengawasan terhadap anak saat berada di kolam renang atau lokasi wisata air harus benar-benar diperketat, terutama ketika area ramai pengunjung.

Polres Sambas juga mengimbau para orang tua agar tidak lengah mengawasi anak-anak saat bermain air. Di sisi lain, pengelola tempat wisata air diminta memastikan standar keselamatan tetap berjalan, mulai dari pengawasan di sekitar kolam, kesiapan petugas, hingga respons cepat ketika kondisi darurat terjadi.

Hingga kini, polisi masih terus mengumpulkan bahan keterangan untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian yang menimpa bocah tersebut. Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam kasus kematian bocah perempuan 7 tahun di kolam renang wilayah Sambas itu.

Penulis: Nv

Editor: Chairul

Iklan