PONTIANAKMEREKAM.COM, PONTIANAK – Gelombang tekanan ekonomi global dan domestik belakangan ini kian terasa dampaknya di berbagai daerah. Namun, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak memilih pasrah. Di tengah himpitan inflasi dan penyesuaian anggaran, roda pembangunan di Kota Khatulistiwa dipastikan bakal tetap melaju kencang demi menjaga kesejahteraan masyarakat.

Langkah berani ini diambil karena Pemkot Pontianak sadar betul bahwa menahan laju belanja modal justru akan membuat perputaran uang di tingkat akar rumput semakin lesu. Melalui kebijakan taktis, pemerintah setempat kini fokus memacu proyek-proyek strategis yang berdampak instan pada ekonomi warga.

Wali Kota Pontianak menegaskan, situasi ekonomi saat ini menuntut pemerintah daerah untuk lebih cerdas dalam menyusun skala prioritas. Anggaran tidak boleh sekadar habis untuk kegiatan seremonial, melainkan wajib dialokasikan langsung pada program yang menyentuh hajat hidup orang banyak.

Memangkas Pemborosan Demi Infrastruktur Publik

Bagaimana caranya menjaga stabilitas pembangunan saat kas daerah ikut terdampak efisiensi? Kuncinya ada pada keberanian melakukan penghematan internal. Pemkot Pontianak mengambil kebijakan tegas dengan memangkas pos-pos anggaran yang dinilai kurang mendesak, seperti biaya perjalanan dinas dan rapat akbar yang tidak esensial.

Dana segar hasil penghematan tersebut kemudian dialihkan secara penuh untuk membiayai pembangunan Kota Pontianak di sektor-sektor produktif. Mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, optimalisasi fasilitas kesehatan, hingga penguatan jaring pengaman sosial bagi masyarakat kelas menengah ke bawah.

Bukan tanpa alasan langkah ini digenjot. Berdasarkan data ekonomi terbaru, sektor jasa konstruksi, industri pengolahan, serta perdagangan eceran merupakan motor penggerak utama yang berhasil menjaga pertumbuhan ekonomi Kota Pontianak tetap berada di zona positif. Jika sektor ini terus disuntik stimulus, dampaknya akan langsung mendongkrak Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah.

Fokus Pembangunan Berkelanjutan di Tiap Kecamatan

Menariknya, akselerasi proyek pembangunan ini tidak hanya terpusat di area perkotaan saja. Pemkot Pontianak menerapkan strategi pembangunan terintegrasi yang menyasar ke seluruh pelosok kecamatan. Pertumbuhan sentra-sentra ekonomi baru terus dipacu agar roda bisnis di tingkat lokal tetap bergairah.

Masyarakat pun diimbau tidak perlu cemas berlebihan dalam menghadapi dinamika pasar saat ini. Pemerintah daerah bersama instansi terkait dipastikan terus memelototi pergerakan harga pangan dan tingkat inflasi secara harian untuk memastikan daya beli publik tetap aman terkendali.

Dengan komitmen efisiensi yang ketat dan pemilihan proyek yang tepat sasaran, Pemkot Pontianak optimis tantangan ekonomi ini justru bisa diubah menjadi peluang besar untuk mewujudkan kota yang maju, humanis, dan sejahtera bagi seluruh warganya. Simak terus update kebijakan publik terbaru hanya di sini!

Penulis: Nv

Editor: Chairul

Iklan