Distribusi Air Terganggu! PDAM Pontianak Update Perbaikan Pipa Bocor, Simak Wilayah Terdampak di Sini
PONTIANAK MEREKAM.COM, PONTIANAK – Pelayanan distribusi air bersih ke sejumlah kawasan permukiman pelanggan di Kota Pontianak dilaporkan mengalami penurunan volume hingga penghentian sementara. Kondisi ini terjadi menyusul adanya kerusakan teknis mendadak pada jaringan instalasi utama.
Merespons keluhan para pelanggan, manajemen Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa atau PDAM Pontianak update perbaikan pipa bocor guna memberikan transparansi terkait estimasi penanganan di lapangan.
Pernyataan resmi mengenai perkembangan pengerjaan infrastruktur pipa transmisi tersebut dirilis secara berkala kepada publik pada Kamis, 4 Juni 2026.
Berdasarkan data teknis dari lapangan, titik kerusakan terlacak pada jalur pipa utama berdiameter besar. Kebocoran ini mengakibatkan tekanan arus air menurun drastis sehingga suplai menuju ke rumah-rumah warga menjadi tidak maksimal.
Tim teknis dari PDAM Pontianak terpantau sudah diterjunkan ke lokasi kerusakan sejak Kamis pagi untuk melakukan proses penggalian, pemotongan bagian yang rusak, hingga pengelasan pipa baru.
Akibat dari proses pengerjaan intensif tersebut, beberapa wilayah di wilayah hukum Kota Pontianak dan sekitarnya terpaksa harus mengalami dampak gangguan distribusi air bersih untuk sementara waktu.
Dalam rilis update yang dikeluarkan pada Kamis sore, manajemen PDAM memperkirakan proses normalisasi atau pengaliran kembali aliran air ke pipa-pipa pelanggan membutuhkan waktu beberapa jam pasca-perbaikan selesai dilakukan.
Hal ini disebabkan oleh proses pengisian tekanan udara dan pemulihan volume air di dalam jaringan pipa yang memerlukan waktu secara bertahap, terutama untuk wilayah yang berada di ujung jaringan atau dataran tinggi.
Pihak PDAM Pontianak menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh para pelanggan setianya sepanjang hari ini akibat kendala teknis tersebut.
Warga yang berada di kawasan terdampak pun diimbau untuk menampung air secukupnya selama sisa aliran masih mengalir lemah, serta menghemat penggunaan air bersih hingga proses perbaikan rampung 100 persen dilakukan oleh petugas.
Penulis: Nv
Editor: Chairul
