PONTIANAK MEREKAM.COM, JAKARTA – Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa, menjelaskan alasan di balik penarikan sebagian dana LPS yang sebelumnya ditempatkan di sejumlah bank milik negara. Ia menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pengelolaan investasi lembaga, bukan karena adanya persoalan pada kondisi perbankan nasional.
Purbaya mengatakan keputusan memindahkan dana dilakukan setelah LPS melihat adanya instrumen investasi lain yang dinilai mampu memberikan imbal hasil (yield) lebih baik dibandingkan dana yang disimpan di bank BUMN.
Menurutnya, sebagai pengelola dana, LPS memiliki tanggung jawab untuk mengoptimalkan hasil investasi dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan likuiditas sesuai mandat yang diberikan undang-undang.
Dalam keterangannya, Purbaya juga menyinggung peran Bank Indonesia (BI). Ia menegaskan bahwa kebijakan investasi LPS merupakan kewenangan internal lembaga sehingga tidak seharusnya dicampuri oleh otoritas lain.
“Jangan ikut campur,” kata Purbaya saat menanggapi pandangan mengenai keputusan LPS menarik sebagian dana dari bank-bank BUMN.
Meski demikian, ia memastikan hubungan antara LPS, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tetap berjalan baik dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Perbedaan pandangan terkait strategi investasi disebut tidak memengaruhi koordinasi antarlembaga.
Purbaya juga menegaskan penarikan dana tersebut tidak mencerminkan adanya masalah likuiditas maupun kesehatan bank-bank BUMN. Langkah itu murni merupakan bagian dari pengelolaan portofolio investasi LPS agar dana yang dikelola dapat memberikan manfaat yang lebih optimal.
Ia meminta masyarakat tidak salah menafsirkan kebijakan tersebut. Menurutnya, sistem perbankan Indonesia tetap berada dalam kondisi yang kuat dan stabil, sementara fungsi LPS sebagai penjamin simpanan nasabah tetap berjalan sebagaimana mestinya.
LPS, Bank Indonesia, OJK, dan pemerintah akan terus berkoordinasi dalam menjaga stabilitas sektor keuangan, terutama di tengah dinamika ekonomi global yang masih dipengaruhi ketidakpastian geopolitik dan pergerakan pasar keuangan internasional.
Penulis: Nv
Editor: Chairul

