PONTIANAK MEREKAM.COM, PONTIANAK – Pemuda Katolik Kalbar resmi menggelar kegiatan Kursus Kepemimpinan Menengah (KKM) 2026 yang dirangkai dengan sekolah politik sebagai upaya mendorong generasi muda lebih melek terhadap dinamika demokrasi.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 April 2026 di Pontianak, dan menjadi bagian dari program strategis organisasi dalam menyiapkan kader muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan dan wawasan politik yang kuat.

Acara pembukaan turut dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, serta perwakilan dari Bawaslu dan Kesbangpol yang juga hadir sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menilai kegiatan seperti ini sangat penting untuk membekali generasi muda agar siap menghadapi dinamika politik ke depan. Ia juga mengapresiasi langkah Pemuda Katolik yang menghadirkan pemateri berpengalaman sehingga peserta dapat belajar langsung dari praktisi.

Tak hanya itu, ia menekankan pentingnya peran anak muda dalam menjaga keberagaman di Kalimantan Barat yang dikenal sebagai daerah multikultural. Menurutnya, generasi muda harus mampu menjadi agen perubahan sekaligus penjaga harmoni di tengah masyarakat.

πŸŽ“ Fokus pada Kaderisasi dan Kepemimpinan

Ketua Pemuda Katolik Kalbar, Hubertus Vincentius Wake, menjelaskan bahwa kegiatan KKM dan sekolah politik ini merupakan bagian dari program kaderisasi organisasi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Menurutnya, program ini bertujuan menyaring dan membentuk kader terbaik agar siap terlibat aktif dalam proses demokrasi. β€œKita ingin mencetak generasi muda yang berintegritas, visioner, dan mampu berkontribusi secara positif di tengah masyarakat,” ujarnya.

Selain pelatihan kepemimpinan, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai agenda seperti pendidikan dan pelatihan (diklat), penguatan organisasi, hingga pemilihan komisariat cabang (Komcab).

🧭 Dorong Anak Muda Aktif Berpolitik

Melalui kegiatan ini, Pemuda Katolik Kalbar ingin meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya peran mereka dalam sistem demokrasi. Tidak hanya sebagai pemilih, tetapi juga sebagai aktor yang berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Salah satu peserta, Angela Febrianti, yang juga anggota DPRD Kabupaten Landak, menilai kegiatan ini sangat positif. Ia menyebut program tersebut mampu menjadi motivasi bagi anak muda untuk lebih aktif menyuarakan aspirasi dan terlibat dalam perubahan sosial.

Saat ini, Pemuda Katolik Kalbar memiliki sekitar 1.000 anggota aktif yang tersebar di berbagai wilayah. Organisasi ini juga aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Bawaslu, dalam mendorong pendidikan politik yang sehat.

🌱 Harapan ke Depan

Melalui KKM 2026, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan kemampuan kepemimpinan yang kuat.

Program ini sekaligus menjadi langkah konkret dalam memperkuat partisipasi pemuda dalam demokrasi, serta menciptakan proses politik yang lebih sehat, inklusif, dan minim konflik di Kalimantan Barat

Penulis: nv

Editor: chairul

Iklan