PONTIANAK MEREKAM.COM, JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) membawa kabar baik bagi dunia kesehatan. Indonesia disebut tengah bersiap memiliki vaksin mRNA dengue pertama di dunia, sebuah inovasi yang diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan demam berdarah dengue (DBD) di masa mendatang.

Informasi tersebut disampaikan BPOM sebagai bagian dari perkembangan riset dan inovasi di bidang vaksin. Kehadiran vaksin berbasis teknologi messenger RNA (mRNA) untuk dengue dinilai menjadi langkah penting dalam menghadapi penyakit yang masih menjadi masalah kesehatan di berbagai wilayah tropis, termasuk Indonesia.

Teknologi mRNA sebelumnya telah dikenal luas melalui pengembangan vaksin COVID-19. Berbeda dengan vaksin konvensional, teknologi ini bekerja dengan memberikan instruksi kepada sel tubuh untuk menghasilkan protein tertentu sehingga mampu memicu respons imun tanpa menggunakan virus hidup.

Menurut BPOM, pengembangan vaksin mRNA dengue diharapkan memberikan pilihan baru dalam strategi pengendalian penyakit yang selama ini masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Demam berdarah diketahui masih menyebabkan ribuan kasus setiap tahun, terutama saat musim hujan.

Selain berpotensi menjadi yang pertama di dunia, pengembangan vaksin ini juga diharapkan memperkuat kapasitas riset dan industri bioteknologi nasional. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan kemandirian di sektor kesehatan.

Meski demikian, BPOM menegaskan bahwa vaksin tersebut tetap harus melalui seluruh tahapan penelitian, evaluasi keamanan, mutu, dan efektivitas sebelum memperoleh izin edar. Seluruh proses dilakukan sesuai standar ilmiah dan regulasi yang berlaku agar vaksin benar-benar aman digunakan masyarakat.

Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, vaksin mRNA dengue ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam penanganan DBD, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan teknologi vaksin modern di tingkat global.

BPOM juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjalankan langkah-langkah pencegahan demam berdarah, seperti memberantas sarang nyamuk dengan gerakan 3M Plus, menjaga kebersihan lingkungan, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada DBD.

Penulis: Nv

Editor: Chairul

Iklan