Menuju Indonesia Emas 2045, Gubernur Kalbar Ria Norsan Wanti-wanti Masyarakat Bumikan Hal Penting Ini!

Gubernur Kalbar Ria Norsan mengajak masyarakat membumikan nilai Pancasila. foto istimewa

PONTIANAKMEREKAM.COM, PONTIANAK – Visi besar menyongsong Indonesia Emas 2045 bukan sekadar mimpi di siang bolong bagi masyarakat Kalimantan Barat (Kalbar). Di tengah derasnya arus globalisasi dan gempuran budaya asing di ruang digital, ada satu fondasi kuat yang tidak boleh goyah: ideologi bangsa.

Menyikapi tantangan ini, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, melayangkan ajakan tegas kepada seluruh elemen masyarakat. Orang nomor satu di Bumi Khatulistiwa tersebut meminta warga untuk tidak sekadar menghafal ideologi negara, melainkan benar-benar membumikan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Langkah konkret ini dinilai sebagai tameng paling ampuh untuk menjaga persatuan, sekaligus motor penggerak utama dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter menuju tahun kembar 2045.

Bukan Sekadar Hafalan, Harus Masuk ke Tindakan Nyata

Gubernur Ria Norsan mengingatkan bahwa Pancasila tidak boleh dibiarkan menjadi teks mati yang hanya dibacakan saat upacara formal semata. Menurutnya, tantangan riil generasi muda saat ini jauh lebih kompleks dibandingkan masa lalu, terutama dengan maraknya sebaran hoaks dan polarisasi di media sosial.

“Pancasila itu harus hidup di tengah-tengah kita. Harus tercermin dari bagaimana kita bergotong royong, saling menghargai perbedaan, dan menjaga toleransi di tengah keberagaman Kalbar yang sangat kaya ini,” tegas Ria Norsan dalam arahannya.

Ia menambahkan, fondasi moral yang kuat merupakan modal utama daerah untuk melompat maju. Ketika masyarakat memiliki persatuan yang solid, maka program-program pembangunan yang dicanangkan pemerintah daerah dapat berjalan mulus tanpa hambatan konflik sosial.

Mempersiapkan Generasi Hebat untuk Indonesia Emas

Pemerintah Provinsi Kalbar saat ini memang tengah gencar menyelaraskan program pembangunan manusia dengan visi Indonesia Emas 2045. Mulai dari peningkatan kualitas pendidikan lewat Sekolah Rakyat, penguatan sektor kesehatan, hingga program penguatan karakter remaja di era digital.

Bagi Pemprov Kalbar, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama. Menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini pada tunas-tunas bangsa diyakini bakal melahirkan pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang luhur.

Menutup penyampaiannya, Ria Norsan optimis bahwa dengan gotong royong dan kesetiaan pada falsafah bangsa, Kalimantan Barat mampu menjadi salah satu pilar penopang kemajuan Indonesia di panggung dunia. Yuk, mulai bumi kan nilai luhur ini dari lingkungan terkecil kita! Simak informasi valid dan berita bermakna lainnya hanya di sini.

Penulis: Nv

Editor: Chairul

Iklan