Polres Sambas Dukung Talenta Digital, 23 Tim Berlaga di Turnamen Mobile Legends Kapolri Cup 2026

Turnamen Mobile Legends Kapolri Cup 2026 tingkat Polres Sambas diikuti 23 tim dari berbagai kecamatan sebagai ajang pencarian bakat dan pembinaan talenta digital generasi muda

PONTIANAK MEREKAM.COM, SAMBAS – Sebanyak 23 tim e-sports dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sambas ambil bagian dalam Turnamen Mobile Legends Kapolri Cup 2026 tingkat Polres Sambas yang digelar pada 20–21 Juni 2026. Kompetisi ini menjadi wadah pencarian bakat sekaligus ruang pembinaan generasi muda di bidang olahraga elektronik yang kini makin diminati.

Turnamen tersebut merupakan bagian dari rangkaian Kapolri Cup 2026. Selama dua hari pelaksanaan, para pemain muda dari berbagai wilayah di Sambas menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam permainan Mobile Legends. Kehadiran puluhan tim ini menandai besarnya antusiasme komunitas e-sports lokal sekaligus memperlihatkan bahwa dunia gim kompetitif mulai mendapat tempat sebagai arena pembinaan talenta digital.

Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo menyebut turnamen ini bukan sekadar ajang adu strategi di dalam gim. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai sportivitas, kerja sama tim, disiplin, serta semangat kompetitif yang sehat di kalangan generasi muda.

Ia menegaskan, Polres Sambas ingin anak-anak muda di daerah itu memiliki ruang untuk menyalurkan minat dan bakatnya secara positif. Melalui turnamen seperti ini, kepolisian berharap e-sports tak hanya dilihat sebagai hiburan, tetapi juga sebagai medium pembinaan karakter, kreativitas, dan kedekatan antara aparat dengan masyarakat.

Selama turnamen berlangsung, para peserta bersaing dalam sistem pertandingan yang telah disusun panitia. Setiap tim berupaya menampilkan strategi, komunikasi, dan kekompakan terbaik demi meraih tiket ke fase berikutnya dalam rangkaian Kapolri Cup 2026. Persaingan pun berlangsung ketat karena seluruh peserta membawa ambisi yang sama: menjadi wakil terbaik Sambas di level yang lebih tinggi.

Antusiasme terlihat sejak hari pertama pertandingan. Selain memperebutkan gelar juara, turnamen ini juga menjadi panggung bagi para pemain muda untuk menunjukkan kapasitas mereka dalam membaca permainan, membangun kerja sama, dan menjaga konsistensi di bawah tekanan pertandingan. Hal-hal itu menjadi elemen penting dalam kompetisi Mobile Legends yang menuntut kecepatan berpikir dan soliditas tim.

Polres Sambas berharap dari ajang ini lahir atlet-atlet e-sports potensial yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi, baik di level regional maupun nasional. Turnamen Mobile Legends Kapolri Cup 2026 pun diposisikan bukan hanya sebagai kompetisi, melainkan sebagai investasi pembinaan talenta digital daerah yang dapat membawa nama Kabupaten Sambas di panggung e-sports yang lebih luas.

Dengan dukungan terhadap e-sports, Polres Sambas ingin menunjukkan pendekatan yang lebih dekat dengan generasi muda. Di tengah pesatnya perkembangan dunia digital, turnamen seperti ini menjadi sinyal bahwa pembinaan bakat anak muda kini tak lagi terbatas pada olahraga konvensional, tetapi juga merambah arena kompetisi elektronik yang terus berkembang.

Penulis: fz

Editor: Chairul

Iklan