PONTIANAK MEREKAM.COM, PONTIANAK – Sebuah video yang menampilkan dugaan praktik pungutan liar (pungli) oleh oknum anggota polisi lalu lintas di Kota Pontianak viral di media sosial dan memicu beragam reaksi dari masyarakat.

Video tersebut dengan cepat menyebar melalui berbagai platform digital dan menuai sorotan publik. Dalam rekaman yang beredar, terlihat dugaan adanya transaksi yang diduga melibatkan seorang anggota kepolisian saat melakukan penindakan di jalan raya.

Menanggapi viralnya video tersebut, Kapolresta Pontianak menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keresahan yang timbul akibat peristiwa tersebut. Pihak kepolisian menegaskan tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran yang dilakukan anggota, terlebih jika terbukti mencederai kepercayaan publik.

Kapolresta menyatakan bahwa langkah pemeriksaan internal langsung dilakukan begitu informasi tersebut diterima. Proses penelusuran dilakukan untuk memastikan kronologi kejadian sekaligus mengumpulkan fakta-fakta yang diperlukan sebelum menentukan tindakan lebih lanjut terhadap pihak yang terlibat.

Menurutnya, Polresta Pontianak berkomitmen menjaga integritas institusi dan memastikan setiap personel menjalankan tugas sesuai prosedur serta aturan yang berlaku. Oleh karena itu, apabila hasil pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran disiplin maupun kode etik profesi, maka sanksi tegas akan diberikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasus ini juga menjadi perhatian jajaran pengawasan internal kepolisian yang turut dilibatkan dalam proses pemeriksaan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjamin transparansi dan objektivitas dalam penanganan perkara yang tengah menjadi sorotan publik tersebut.

Di sisi lain, masyarakat memberikan berbagai tanggapan terkait video yang beredar. Sebagian berharap proses pemeriksaan dilakukan secara terbuka agar dapat memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Kapolresta turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh anggota kepolisian. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting dalam mendukung upaya perbaikan pelayanan dan pengawasan terhadap personel di lapangan.

Ia memastikan setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara profesional dan proporsional. Kepolisian juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat pengawasan terhadap anggota guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Viralnya video dugaan pungli tersebut menjadi pengingat bahwa transparansi dan akuntabilitas tetap menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum. Karena itu, hasil pemeriksaan yang sedang berjalan kini menjadi perhatian publik yang menunggu kepastian dari proses yang dilakukan kepolisian.

Penulis: Nv

Editor: Chairul

Iklan