PONTIANAK MEREKAM.COM, PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak mulai melakukan penataan kawasan Ambalat yang berada di Jalan Budi Karya, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan. Program ini difokuskan untuk mengatasi persoalan genangan air yang selama ini kerap terjadi, sekaligus memperbaiki kondisi jalan dan lingkungan di kawasan tersebut.
Kawasan Ambalat selama beberapa tahun terakhir dikenal sebagai salah satu titik yang sering mengalami genangan saat hujan turun dengan intensitas tinggi. Selain itu, kondisi sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan juga menjadi keluhan masyarakat karena mengganggu mobilitas sehari-hari.
Wali Kota Edi Rusdi Kamtono mengatakan Pemerintah Kota telah menyiapkan desain penataan kawasan yang akan difokuskan pada pembenahan sistem drainase, peningkatan kualitas jalan hingga pembangunan trotoar agar kawasan tersebut menjadi lebih tertata dan representatif.
Menurutnya, akses jalan di kawasan tersebut memang perlu dibenahi karena selain menjadi jalur aktivitas masyarakat, kawasan Ambalat kini juga berkembang menjadi area permukiman dan pusat kegiatan ekonomi.
“Desain penataannya sudah ada. Kawasan itu memang sering terjadi genangan ketika hujan dan kondisi jalannya juga rusak,” ujar Edi.
Pemkot Pontianak juga telah mengalokasikan anggaran untuk proses lelang pekerjaan pada tahun ini. Setelah tahapan administrasi selesai, proyek penataan kawasan akan mulai dikerjakan secara bertahap.
Selain fokus pada infrastruktur, pemerintah juga ingin mengubah citra kawasan Ambalat agar lebih tertata dan nyaman. Selama ini, kawasan tersebut dinilai masih memiliki kesan semrawut akibat aktivitas sejumlah ruko yang digunakan sebagai gudang maupun pusat distribusi barang.
Padahal, perkembangan kawasan di sekitar Jalan Budi Karya cukup pesat. Kini banyak kompleks perumahan, fasilitas penginapan, hingga usaha jasa yang tumbuh di wilayah tersebut. Karena itu, pemerintah menilai perlu dilakukan penataan agar kawasan berkembang lebih baik dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
Tak hanya pembangunan fisik, Pemkot Pontianak juga melakukan pembinaan terhadap pedagang kaki lima dan pelaku usaha yang beroperasi di kawasan Ambalat. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban lingkungan sekaligus menciptakan suasana yang lebih kondusif.
Pemerintah bahkan telah melakukan sosialisasi kepada para pelaku usaha terkait aturan penggunaan musik dan aktivitas hiburan agar tidak mengganggu warga sekitar. Jika terdapat kegiatan karaoke atau hiburan musik, pelaksanaannya diminta dilakukan di dalam ruangan tertutup.
Di sisi lain, pengawasan kawasan juga terus dilakukan oleh aparat gabungan. Satpol PP bersama instansi terkait rutin melakukan patroli dan penertiban guna menjaga keamanan serta kenyamanan lingkungan.
Pemkot berharap penataan kawasan Ambalat tidak hanya mengatasi persoalan genangan dan jalan rusak, tetapi juga mampu menghadirkan wajah baru kawasan perkotaan yang lebih bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Dengan penataan yang terintegrasi, kawasan Ambalat diharapkan menjadi salah satu kawasan strategis yang mampu mendukung pertumbuhan permukiman dan aktivitas ekonomi di Pontianak Selata
Penulis: Nv
Editor: Chairul

