Nestapa Dunia Pendidikan! Sejumlah Siswa Malut Keluhkan Nihilnya Fasilitas dan Penunjang Belajar yang Layak
PONTIANAK MEREKAM.COM, MALUKU – Potret buram dunia pendidikan di wilayah Indonesia Timur kembali mencuat ke permukaan. Sejumlah pelajar di wilayah Provinsi Maluku Utara (Malut) harus menelan pil pahit lantaran terpaksa melangsungkan kegiatan belajar mengajar di tengah keterbatasan sarana penunjang yang sangat minim.
Kondisi memprihatinkan ini terungkap setelah para siswa Malut keluhkan nihilnya fasilitas yang memadai di sekolah mereka demi mendukung kelancaran menyerap ilmu pengetahunan.
Berdasarkan data dan laporan yang dihimpun pada Kamis, 4 Juni 2026, keluhan para siswa ini mencakup tidak tersedianya ruang laboratorium yang representatif, minimnya koleksi buku di perpustakaan, hingga rusaknya sejumlah ruang kelas.
Ketiadaan fasilitas vital tersebut dinilai sangat menghambat potensi akademik para siswa, terlebih saat menghadapi ujian atau praktik mata pelajaran tertentu yang membutuhkan peralatan khusus.
Beberapa perwakilan siswa secara terbuka menyampaikan keluh kesah mereka ke media sosial dan pihak terkait pada Kamis sore. Mereka mengaku iri dengan sekolah-sekolah di kota besar yang memiliki fasilitas serba lengkap dan modern.
“Kami hanya ingin belajar dengan nyaman seperti siswa lainnya di luar sana. Sangat sulit memahami materi praktik kalau ruang laboratorium dan alat penunjangnya saja tidak ada di sekolah kami,” ungkap salah seorang siswa dalam keluhannya, Kamis (4/6/2026).
Selain masalah laboratorium, sarana sanitasi seperti toilet sekolah pun dilaporkan banyak yang mengalami kerusakan parah dan tidak berfungsi dengan baik sehingga mengganggu kenyamanan siswa selama berada di lingkungan sekolah.
Kondisi infrastruktur yang terbengkalai ini memicu keprihatinan mendalam dari para orang tua murid serta jajaran guru yang dituntut harus tetap kreatif memberikan materi ajar meski tanpa dukungan fasilitas baku.
Pihak sekolah setempat dilaporkan telah berulang kali mengajukan proposal bantuan perbaikan dan pengadaan fasilitas kepada Dinas Pendidikan Pemprov Maluku Utara, namun hingga kini realisasi bantuan tersebut dinilai masih sangat minim.
Melalui suara keluhan yang mencuat pada pekan pertama Juni ini, para siswa dan pengajar di Maluku Utara berharap besar agar pemerintah pusat maupun daerah segera turun tangan melakukan pemerataan fasilitas pendidikan demi masa depan generasi penerus bangsa.
Penulis: Nv
Editor: Chairul
