Bikin Pengantin Gigit Jari, Ini Motif Owner WO Marwah Tega Tipu Klien: Demi Gali Lubang Tutup Lubang!
PONTIANAKMEREKAM.COM, JAKARTA – Tabir misteri di balik kasus dugaan penipuan massal yang dilakukan oleh pihak Wedding Organizer (WO) Marwah akhirnya mulai terang benderang. Pihak kepolisian berhasil mengungkap motif utama yang mendasari sang pemilik alias owner WO tersebut tega menggasak uang puluhan calon pengantin hingga gagal melangsungkan pesta pernikahan impian mereka.
Bukan untuk berfoya-foya atau membeli barang mewah, alasan di balik aksi nekat sang owner ternyata adalah karena terjebak lingkaran setan keuangan. Tersangka mengaku nekat memutar uang setoran dari klien-klien barunya demi menutupi utang dan biaya operasional dari acara-acara pernikahan sebelumnya.
“Motif dari pelaku atau owner WO Marwah ini murni karena urusan finansial, yaitu menerapkan sistem gali lubang tutup lubang,” ungkap aparat kepolisian yang menangani kasus tersebut saat dikonfirmasi oleh awak media.
Skema Putar Uang yang Berakhir Macet
Pihak penyidik menjelaskan bahwa petaka ini bermula ketika manajemen keuangan WO Marwah mulai tidak sehat. Biaya operasional yang membengkak serta adanya salah perhitungan modal pada beberapa acara sebelumnya membuat tersangka mulai meminjam dana atau menggunakan uang muka (down payment) dari calon pengantin baru untuk melunasi vendor di acara yang sedang berjalan.
Awalnya, skema berbahaya ini sempat berjalan mulus selama beberapa waktu. Namun, ibarat bom waktu, strategi gali lubang tutup lubang ini akhirnya menemui jalan buntu ketika jumlah pesanan pernikahan baru mulai menurun, sementara tagihan dari para vendor dekorasi, katering, hingga sewa gedung sudah menumpuk dan jatuh tempo.
Akibat aliran dana yang macet total, sejumlah pasangan pengantin yang sudah menyetor uang hingga puluhan bahkan ratusan juta rupiah harus menelan pil pahit. Di hari bahagia yang sudah dinanti-nanti, dekorasi tidak terpasang, makanan tidak datang, dan sang owner mendadak hilang bak ditelan bumi.
Puluhan Korban Merugi, Tersangka Terancam Bui
Kasus penipuan berkedok jasa pernikahan ini mencuat ke publik setelah puluhan korban yang merasa dirugikan berbondong-bondong membuat laporan resmi ke kantor polisi. Berbekal bukti-bukti transfer dan surat kontrak perjanjian yang ingkar janji, polisi langsung bergerak cepat mengamankan sang pemilik WO Marwah tanpa perlawanan berarti.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami total kerugian materiil yang dialami oleh para korban. Polisi juga membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang merasa pernah menjadi korban dari WO Marwah guna mendata aset dan aliran dana yang tersisa dari tangan pelaku.
Atas perbuatannya, owner WO Marwah kini harus mendekam di balik jeruji besi dan dijerat dengan pasal berlapis terkait penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman penjara yang tidak sebentar.
Bagi Anda yang sedang merencanakan pernikahan, kasus ini tentu menjadi alarm keras untuk lebih selektif, waspada, dan tidak mudah tergiur dengan paket pernikahan murah yang tidak masuk akal. Tetap cek rekam jejak vendor secara mendalam!
Penulis: Nv
Editor: Chairul
