PONTIANAK MEREKAM.COM, PONTIANAK – Seorang wanita di China mengungkap kisah pahit yang dialaminya selama menjalani kehidupan rumah tangga. Setelah bertahun-tahun menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan perselingkuhan, ia dibuat terkejut saat mengetahui suaminya diam-diam menyimpan harta senilai 14 juta yuan atau sekitar Rp37 miliar.

Wanita bermarga Wang, 53 tahun, yang tinggal di Chongqing, China barat daya, menikah dengan pria bermarga He pada 1998. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai seorang anak perempuan setahun kemudian. Namun di balik kehidupan keluarga yang tampak berjalan normal, Wang mengaku mengalami penderitaan selama bertahun-tahun.

Mengaku Jadi Korban KDRT Selama Bertahun-tahun

Menurut Wang, tindakan kekerasan dari suaminya mulai terjadi lebih dari satu dekade lalu. Dalam rentang 2020 hingga 2023 saja, ia mengaku mengalami pemukulan lebih dari 10 kali.

Untuk mendokumentasikan apa yang dialaminya, Wang menyimpan ratusan foto yang menunjukkan luka-luka di tubuhnya. Akibat kekerasan tersebut, ia mengalami patah tulang rusuk, cedera otak, gangguan pendengaran, hingga depresi berat.

Penderitaan Wang semakin bertambah setelah mengetahui suaminya menjalin hubungan dengan wanita lain. Ia mengaku pernah menerima berbagai tekanan yang berkaitan dengan perselingkuhan tersebut selama rumah tangganya berlangsung.

Bertahan Demi Anak

Meski menghadapi berbagai persoalan, Wang memilih tetap mempertahankan rumah tangganya demi sang putri. Saat itu, anak mereka yang masih berusia 13 tahun memohon agar kedua orang tuanya tidak berpisah.

Namun seiring berjalannya waktu, sang putri juga disebut mengalami perlakuan kasar dari ayahnya sehingga pandangannya terhadap perceraian berubah.

Terungkap Harta Rahasia Rp37 Miliar

Selama menikah, Wang mengaku tidak pernah mengetahui kondisi keuangan suaminya. Menurutnya, He selalu menutupi informasi terkait penghasilan dan aset yang dimilikinya.

Setelah bertahun-tahun berusaha mengumpulkan informasi, Wang akhirnya menemukan fakta mengejutkan. Ia mengetahui suaminya menyimpan dana sekitar 14 juta yuan atau setara Rp37 miliar dalam sejumlah rekening yang sebelumnya tidak pernah diketahuinya.

Ironisnya, meski memiliki kekayaan besar, Wang mengaku kesulitan mendapatkan nafkah bulanan. Kondisi itu membuatnya hidup sederhana dan harus berhemat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bahkan saat menjalani pengobatan akibat luka yang dialaminya, Wang disebut harus menginap di penginapan murah dan kesulitan menanggung biaya perawatan medis.

Kasus Berujung ke Pengadilan

Pada awal 2025, Wang melaporkan dugaan kekerasan yang dialaminya kepada otoritas terkait di Distrik Yongchuan, Chongqing. Tak lama kemudian, pengadilan setempat mengeluarkan perintah perlindungan untuk dirinya.

Beberapa bulan setelahnya, pengadilan menyatakan He bersalah atas tindak penganiayaan dan menjatuhkan hukuman serta kewajiban membayar kompensasi kepada Wang. Namun rincian putusan tersebut tidak dipublikasikan secara rinci.

Saat ini, Wang masih melanjutkan proses perceraian dengan suaminya. Kisah yang dialaminya memicu perhatian luas di media sosial China dan mendapat banyak dukungan dari publik yang berharap ia memperoleh keadilan setelah bertahun-tahun mengalami kekerasan dalam rumah tangga.

Penulis: Nv

Editor: Chairul

Iklan