Cuaca Ekstrem Intai Kalbar! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Kilat dan Angin Kencang, Cek Wilayahnya di Sini

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Kayong Utara dan Ketapang

PONTIANAK MEREKAM.COM, PONTIANAK – Masyarakat di sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Barat (Kalbar) diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi perubahan cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara mendadak.

Langkah antisipasi ini menyusul kebijakan resmi di mana BMKG keluarkan peringatan dini mengenai potensi ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang di wilayah Kalbar.

Informasi prakiraan cuaca berbasis dampak tersebut dirilis secara berkala oleh Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak kepada publik pada Kamis, 4 Juni 2026.

Berdasarkan data analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Kalbar terpantau memiliki indeks labilitas udara yang cukup tinggi. Kondisi ini memicu pertumbuhan awan konvektif jenis Cumulonimbus (CB) secara masif dalam beberapa waktu ke depan.

Pertumbuhan awan hujan tersebut diprediksi akan mendatangkan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Fenomena alam ini juga berpotensi kuat disertai dengan kilat, petir, serta tiupan angin kencang berdurasi singkat.

Dalam rilis yang dikeluarkan pada Kamis sore tersebut, BMKG memetakan sejumlah wilayah pemukiman warga dan jalur transportasi utama yang masuk dalam zona siaga cuaca ekstrem.

Beberapa daerah seperti Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Mempawah, Landak, hingga kawasan hulu seperti Sanggau dan Kapuas Hulu diprakirakan menjadi titik konsentrasi hujan lebat yang dominan terjadi pada siang, sore, hingga dini hari.

Terkait keputusan saat BMKG keluarkan peringatan dini ini, warga yang tinggal di kawasan dataran rendah atau daerah aliran sungai (DAS) diimbau untuk waspada terhadap potensi genangan air dan luapan banjir luapan.

Bagi para pengendara yang tengah melakukan perjalanan di jalan raya saat hujan lebat turun, diimbau untuk segera memperlambat laju kendaraan atau menepi di tempat aman demi menghindari jarak pandang yang terbatas.

Pihak BMKG Kalbar menegaskan akan terus memperbarui data satelit cuaca secara real-time dan meminta masyarakat memantau perkembangan berkala ini demi keselamatan bersama selama beraktivitas di luar rumah.

Penulis: Nv

Editor: Chairul

Iklan