BMKG: Sebagian Besar Wilayah Kalbar Diguyur Hujan, Warga Diminta Waspadai Petir dan Hujan Lebat

Sebagian besar wilayah Kalimantan Barat diprakirakan mengalami hujan pada Rabu, 10 Juni 2026. BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai perubahan cuaca selama beraktivitas. (ilustrasi)

PONTIANAK MEREKAM.COM, PONTIANAK – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio memprakirakan sebagian besar wilayah Kalimantan Barat masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas bervariasi, mulai dari ringan hingga lebat yang dapat disertai petir. Kondisi cuaca tersebut diperkirakan terjadi dalam periode Senin (8/6/2026) hingga Selasa (9/6/2026) pagi.

Dalam prakiraan yang dirilis BMKG, sejumlah daerah yang berpotensi mengalami hujan disertai petir meliputi Kabupaten Mempawah, Sanggau, Ketapang, Sintang, Landak, Sekadau, Melawi, Kubu Raya, dan Kayong Utara. Potensi hujan di wilayah tersebut diperkirakan terjadi pada rentang waktu siang hingga sore hari.

Kondisi cuaca di Kabupaten Kubu Raya diprakirakan lebih dinamis dibanding beberapa daerah lainnya. BMKG mencatat wilayah ini berpotensi mengalami hujan sejak pagi hari dan kembali berlanjut dalam bentuk hujan yang disertai petir pada sore hari.

Sementara itu, Kota Pontianak diperkirakan didominasi cuaca berawan pada pagi hingga siang hari. Namun memasuki sore hingga malam, ibu kota Provinsi Kalimantan Barat tersebut berpotensi mengalami hujan ringan.

Selain prakiraan hujan, BMKG juga mencatat suhu udara di Kalimantan Barat berada pada kisaran 17 hingga 32 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara relatif tinggi, yakni berkisar antara 63 hingga 100 persen, yang dinilai cukup mendukung terbentuknya awan hujan di berbagai wilayah.

Menyikapi kondisi tersebut, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang dapat muncul secara tiba-tiba. Potensi hujan lebat, petir, hingga angin kencang perlu diantisipasi, terutama saat aktivitas berlangsung pada siang dan sore hari.

BMKG juga mengingatkan pengguna jalan dan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan agar lebih berhati-hati terhadap risiko yang dapat ditimbulkan akibat cuaca buruk. Genangan air, pohon tumbang, hingga terganggunya jarak pandang saat hujan deras menjadi beberapa dampak yang perlu diwaspadai.

Untuk mengurangi risiko akibat perubahan cuaca, warga diimbau terus memantau informasi resmi yang dikeluarkan BMKG. Pembaruan informasi cuaca dinilai penting sebagai langkah antisipasi terhadap potensi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu.

Penulis: Nv

Editor: Chairul

Iklan