Bangkai Jutaan Ikan Penuhi Sungai Mempawah, Warga Keluhkan Bau Busuk Menyengat

Bangkai ikan keramba menyebar di Sungai Mempawah. Foto: Dok. Istimewa

PONTIANAK MEREKAM.COM, MEMPAWAH – Bangkai ikan dalam jumlah besar memenuhi aliran Sungai Mempawah, Kalimantan Barat. Kondisi tersebut memicu keluhan warga lantaran menimbulkan bau busuk yang menyengat dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Bangkai ikan terlihat mengapung di sejumlah titik sepanjang aliran sungai. Sebagian bahkan menumpuk di tepian sungai dan terbawa arus hingga ke kawasan permukiman warga.

Warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai mengaku mulai mencium aroma tidak sedap sejak beberapa hari terakhir. Bau tersebut semakin terasa terutama saat cuaca panas pada siang hari.

Selain mengganggu kenyamanan, masyarakat juga khawatir kondisi tersebut berdampak pada kualitas air sungai yang selama ini masih dimanfaatkan sebagian warga untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kami khawatir kualitas air sungai menurun karena banyak bangkai ikan yang mengapung,” ungkap salah seorang warga sebagaimana dikutip dalam laporan.

Peristiwa ini terjadi setelah ratusan ribu hingga jutaan ikan budidaya keramba di Sungai Mempawah dilaporkan mati secara massal. Ikan yang mati didominasi ikan mas dan sebagian ikan nila yang dibudidayakan oleh masyarakat setempat.

Bangkai ikan yang tidak segera dievakuasi kemudian hanyut mengikuti arus sungai dan menumpuk di sejumlah lokasi. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran akan potensi pencemaran lingkungan jika tidak segera ditangani.

Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan pembersihan sungai serta pemeriksaan kualitas air guna mencegah dampak yang lebih luas terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat.

Sebelumnya, kematian massal ikan keramba di Sungai Mempawah diduga berkaitan dengan perubahan kualitas air yang menyebabkan kondisi perairan tidak mendukung kelangsungan hidup ikan. Namun penyebab pasti masih memerlukan kajian lebih lanjut dari pihak terkait.

Penulis: Nv

Editor: Chairul

Iklan