PONTIANAK MEREKAM.COM, JAKARTA – Pelatih Tunisia, Sami Trabelsi, mengaku sangat terpukul setelah timnya menelan kekalahan telak 1-5 dari Swedia pada laga Grup F Piala Dunia 2026. Menurutnya, hasil tersebut menjadi pukulan berat bagi skuad Tunisia yang datang dengan harapan meraih hasil positif pada pertandingan pembuka.

Pertandingan yang berlangsung pada Sabtu (14/6) waktu setempat itu berakhir tidak sesuai harapan Tunisia. Swedia tampil dominan dan mampu memanfaatkan sejumlah peluang untuk mencetak lima gol, sementara Tunisia hanya mampu membalas satu kali.

5−1

Usai pertandingan, Trabelsi menyebut kekalahan dengan selisih empat gol tersebut sangat menyakitkan. Ia menilai timnya sebenarnya memiliki keinginan besar untuk tampil kompetitif, namun gagal mengimbangi permainan efektif yang diperagakan Swedia.

Menurut Trabelsi, Tunisia sempat menunjukkan beberapa hal positif dalam permainan. Namun sejumlah kesalahan yang terjadi di lapangan membuat lawan mampu menguasai pertandingan dan memperbesar keunggulan.

Pelatih berusia 57 tahun itu juga menyoroti efektivitas serangan Swedia yang dinilai mampu memanfaatkan peluang dengan sangat baik. Sebaliknya, Tunisia kesulitan mengembangkan permainan dan gagal mengonversi peluang yang didapat menjadi gol tambahan.

Meski kecewa dengan hasil tersebut, Trabelsi menegaskan timnya tidak boleh terlalu lama larut dalam kekalahan. Ia meminta para pemain segera bangkit dan fokus menghadapi pertandingan berikutnya yang akan sangat menentukan peluang Tunisia untuk tetap bersaing di fase grup.

Kekalahan dari Swedia membuat Tunisia berada dalam posisi yang tidak menguntungkan di Grup F. Mereka kini dituntut meraih hasil maksimal pada laga selanjutnya untuk menjaga asa lolos ke babak berikutnya.

Pada pertandingan berikutnya, Tunisia dijadwalkan menghadapi Jepang. Laga tersebut dipandang sebagai kesempatan penting bagi Tunisia untuk memperbaiki posisi di klasemen sekaligus mengembalikan kepercayaan diri tim.

Sementara itu, kemenangan besar atas Tunisia menjadi modal berharga bagi Swedia dalam persaingan Grup F. Hasil tersebut juga memperkuat posisi mereka dalam upaya mengamankan tiket ke fase gugur Piala Dunia 2026.

Penulis: Nv

Editor: Chairul

Iklan