PONTIANAK MEREKAM.COM, AMMAN – Militer Yordania mengumumkan sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat dan menembak jatuh 20 rudal yang diluncurkan dari wilayah Iran pada Kamis (11/6). Pencegatan dilakukan setelah Teheran mengumumkan serangan balasan terhadap sejumlah pangkalan militer milik Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Menurut keterangan militer Yordania, rudal-rudal tersebut mengarah ke kawasan Azraq di Provinsi Zarqa yang berada sekitar 80 kilometer di timur ibu kota Amman. Sistem pertahanan udara dan Angkatan Udara Kerajaan Yordania kemudian bergerak untuk mencegat seluruh rudal yang terdeteksi memasuki jalur ancaman.
Pihak militer menyatakan operasi pencegatan berhasil dilakukan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan material. Sejumlah puing rudal memang ditemukan jatuh di beberapa lokasi, namun telah diamankan oleh tim teknis untuk memastikan tidak ada bahan peledak yang tersisa.
Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah meluncurkan 12 rudal balistik yang menargetkan Pangkalan Udara Al-Azraq serta pusat komando militer AS yang berada di Yordania. IRGC juga menyebut serangan itu sebagai bagian dari operasi balasan terhadap aksi militer terbaru Amerika Serikat di wilayah Iran.
Selain Yordania, Iran juga mengklaim menyerang sejumlah fasilitas militer AS di negara lain di kawasan Teluk, termasuk Kuwait dan Bahrain. Langkah tersebut memicu kekhawatiran internasional terhadap kemungkinan meluasnya konflik di Timur Tengah.
Pemerintah Yordania hingga kini terus meningkatkan kesiapsiagaan pertahanan udara guna mengantisipasi potensi serangan lanjutan. Situasi keamanan di kawasan juga terus dipantau menyusul meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat beserta sekutunya.
Penulis: Nv
Editor: Chairul
