PONTIANAK MEREKAM.COM, PONTIANAK – Catatan kelam menghiasi kondisi jalan raya di Kalimantan Barat selama hampir setengah tahun ini. Berdasarkan rilis data berkala terbaru, Kota Pontianak kini resmi menduduki peringkat pertama sebagai wilayah dengan tingkat kecelakaan lalu lintas paling rawan dan mendominasi di tingkat provinsi.

Fakta tersebut merujuk pada akumulasi data statistik yang dihimpun secara berkala. Tercatat, sudah terjadi sebanyak 192 peristiwa kecelakaan di Pontianak hanya dalam kurun waktu kurun waktu lima bulan terakhir.

Tingginya intensitas insiden di jalan raya ini langsung menempatkan ibu kota provinsi tersebut di urutan teratas pada pemetaan titik rawan kecelakaan di wilayah hukum Kalimantan Barat.

Dominasi Angka Kecelakaan di Tingkat Provinsi

Akumulasi kejadian yang menyentuh angka ratusan kasus dalam rentang waktu singkat ini menjadi perhatian serius. Grafik mobilitas jalan raya yang tinggi berbanding lurus dengan potensi kerawanan yang terjadi di aspal jalanan kota.

Berdasarkan paparan data komparatif antar-wilayah, jumlah 192 kecelakaan tersebut secara otomatis membuat Pontianak memimpin daftar daerah dengan tingkat insiden fatalitas maupun materiel lalu lintas paling mencolok dibandingkan dengan kabupaten-kabupaten lain.

“Dalam kurun waktu lima bulan, tercatat ada 192 kasus kecelakaan. Angka tersebut menempatkan Kota Pontianak sebagai wilayah dengan angka laka lantas tertinggi di Kalbar saat ini,” tulis rilis informasi resmi mengenai evaluasi ketertiban jalan raya tersebut, Selasa (2/6/2026).

Evaluasi Kedisiplinan Berkendara di Jalan Raya

Maraknya peristiwa laka lantas dalam lima bulan belakangan ini menjadi sinyal kuat pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap faktor-faktor pemicu di lapangan, mulai dari kelayakan infrastruktur jalan hingga tingkat kedisiplinan para pengguna kendaraan.

Pihak otoritas terkait dipastikan terus melakukan pemantauan ketat serta mengencangkan skema penertiban di titik-titik krusial yang selama ini menjadi lokasi langganan terjadinya benturan kendaraan.

Masyarakat dan para pengendara diimbau untuk senantiasa melipatgandakan kewaspadaan, mematuhi rambu-rambu, dan tidak memacu kecepatan secara berlebihan demi menekan laju pertumbuhan kasus di jalan raya. Simak terus update data lalu lintas dan rilis berita valid lainnya hanya di sini.

Penulis: Nv

Editor: Chairul

Iklan