Operasi Ketupat Kapuas 2026 Dimulai, Polda Kalbar Kerahkan 730 Personel

Kapolda Kalbar memimpin apel pengamanan mudik 2026. Foto Istimewa

PONTIANAKMEREKAM.COM, PONTIANAK – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat memulai pengamanan arus mudik Lebaran 2026 melalui Operasi Ketupat Kapuas 2026. Kesiapan tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar di Lapangan Januraga, Kamis (12/3).

Apel ini menjadi tanda dimulainya operasi kepolisian terpusat untuk menjaga keamanan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah.

Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto, menegaskan bahwa Operasi Ketupat Kapuas merupakan operasi kemanusiaan yang fokus pada pengamanan masyarakat selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian di lapangan bertujuan memastikan masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman dan nyaman.

“Tujuan utama operasi ini adalah memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan aman, tertib, serta lancar,” ujarnya.

730 Personel Dikerahkan

Dalam operasi tahun ini, Polda Kalbar mengerahkan total 730 personel gabungan. Jumlah tersebut terdiri dari 125 personel tingkat Polda dan 605 personel dari satuan wilayah jajaran di seluruh Kalimantan Barat.

Ratusan personel tersebut akan disebar ke berbagai titik strategis guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran.

Selain pengamanan jalur mudik, aparat juga melakukan pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan serta memastikan kelancaran arus lalu lintas di sejumlah wilayah.

Puluhan Pos Pengamanan Disiapkan

Untuk mendukung pengamanan tersebut, kepolisian menyiapkan 59 pos yang tersebar di berbagai wilayah di Kalimantan Barat.

Pos tersebut terdiri dari:

  • 38 Pos Pengamanan (Pospam)

  • 15 Pos Pelayanan (Posyan)

  • 6 Pos Terpadu

Pos-pos tersebut akan menjadi pusat pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun arus balik Lebaran.

Selain itu, sejumlah lokasi strategis juga menjadi fokus pengamanan, seperti terminal, bandara, pelabuhan, tempat wisata, pusat perbelanjaan, hingga masjid prioritas yang diprediksi ramai saat Idulfitri.

Fokus Antisipasi Kemacetan dan Keamanan

Polda Kalbar juga telah memetakan berbagai potensi kerawanan selama musim mudik Lebaran. Mulai dari kemungkinan kemacetan di jalur utama, pengamanan rumah kosong yang ditinggalkan pemiliknya mudik, hingga pengawasan distribusi bahan pokok dan BBM.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk aktif bekerja sama dengan aparat kepolisian dengan melaporkan setiap kejadian mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan.

Kepolisian berharap melalui Operasi Ketupat Kapuas 2026 ini, arus mudik dan balik Lebaran di Kalimantan Barat dapat berjalan lancar dan kondusif.

Dengan pengamanan terpadu dari berbagai pihak, masyarakat diharapkan dapat merayakan Idulfitri bersama keluarga dengan aman dan nyaman.

Penulis: Nv

Editor: Chairul

Iklan