PONTIANAKMEREKAM.COM, PONTIANAK – Sukralosa semakin populer sebagai pemanis rendah kalori yang digunakan di makanan dan minuman diet. Tidak seperti gula biasa, sukralosa tidak memicu lonjakan gula darah, sehingga sering jadi pilihan bagi mereka yang ingin menjaga berat badan maupun kadar glukosa darah.

📌 Apa Itu Sukralosa?

Sukralosa adalah pemanis buatan yang dihasilkan dari modifikasi gula pasir (sukrosa) melalui proses kimia tertentu sehingga menghasilkan senyawa yang manisnya jauh lebih tinggi dari gula biasa namun nyaris tidak mengandung kalori.

Dalam bentuk komersialnya, sukralosa sering dipasarkan sebagai pemanis tanpa kalori yang dapat ditambahkan pada minuman, yoghurt, permen, bahkan minuman panas seperti kopi atau teh tanpa berdampak pada rasa asli.

🩺 Tidak Meningkatkan Gula Darah

Salah satu alasan utama sukralosa digemari adalah pengaruhnya terhadap gula darah yang minimal. Sukralosa tidak dipecah jadi glukosa oleh tubuh, sehingga tidak meningkatkan kadar gula darah seperti gula putih biasa. Ini membuatnya cocok bagi penderita diabetes atau orang yang sedang mengelola gula darah.

Beberapa badan keamanan makanan global, termasuk Food and Drug Administration (FDA) di AS, telah menyetujui penggunaan sukralosa sebagai pemanis yang aman dalam makanan dan minuman manusia.

🍽️ Keunggulan Sukralosa

Berikut beberapa keunggulan sukralosa dibandingkan pemanis lain atau gula biasa:

  • Zero – rendah kalori: Sukralosa nyaris tidak memberikan energi karena sebagian besar tidak diserap tubuh.

  • Tidak memengaruhi kadar gula darah: Karena tidak diubah menjadi glukosa, sukralosa tidak memicu lonjakan gula.

  • Cocok untuk diet rendah kalori atau diabetes: Menjadi alternatif bagi pemilik gula darah yang harus mengontrol asupan gula.

  • Stabil terhadap panas: Sukralosa tetap manis ketika dipanaskan, sehingga bisa dipakai untuk memasak dan memanggang tanpa kehilangan rasa.

  • Tidak merusak gigi: Tidak digunakan bakteri mulut sebagai sumber energi sehingga risiko kerusakan gigi berkurang.

📊 Cara Kerja di Tubuh

Sukralosa sebagian besar melewati saluran pencernaan tanpa diserap tubuh dan keluar melalui tinja. Sebagian kecil yang terserap dibuang lewat urine. Ini membuatnya aman sebagai pemanis rendah kalori yang tidak memengaruhi metabolisme glukosa secara signifikan.

⚠️ Konsumsi Tetap Perlu Bijak

Meskipun dianggap aman, konsumsi sukralosa tetap perlu dilakukan secara bijak dan sesuai anjuran. Seperti halnya pemanis buatan lain, kelebihan konsumsi tidak disarankan dan tiap orang bisa bereaksi berbeda terhadap jenis pemanis.

Beberapa studi menunjukkan bahwa penggunaan pemanis buatan secara berlebihan bisa memengaruhi metabolisme atau mikrobiota usus, namun hasilnya masih perlu penelitian lebih lanjut untuk konsensus ilmiah yang kuat.

🍯 Alternatif Lain

Selain sukralosa, ada pemanis lain yang juga rendah kalori tetapi berasal dari bahan alami seperti stevia yang juga tidak memengaruhi gula darah secara signifikan. Pilihan terbaik bisa bergantung pada selera dan kebutuhan individual.

Penulis: Nv

Editor: Chairul

Iklan