Pria Mabuk Bawa Pisau dan Ancam Pengendara di Jalan Tanjungpura Pontianak, Ditangkap Polisi
PONTIANAKMEREKAM.COM, PONTIANAK – Seorang pria yang diduga dalam kondisi mabuk membuat keonaran di Jalan Tanjungpura, Pontianak, setelah berjalan sambil membawa sebilah pisau dan mengancam para pengendara yang melintas. Aksi pria tersebut menarik perhatian warga dan sempat membuat suasana ramai sebelum akhirnya berhasil ditangkap aparat kepolisian setempat.
Insiden ini terjadi pada malam hari ketika sejumlah warga melintas di kawasan tersebut. Tanpa alasan jelas, pria itu berjalan di trotoar sambil mengangkat pisau panjang dan mengacungkannya ke arah pengendara sepeda motor maupun mobil yang lewat. Aksi tersebut memicu kepanikan karena dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun warga di sekitar.
Melihat kejadian itu, sejumlah warga sempat merekam dan melaporkan tindakan pria tersebut kepada aparat keamanan. Dalam hitungan menit, petugas dari Polsek setempat bersama tim patroli langsung menuju lokasi untuk menangani situasi tersebut.
Polisi yang tiba di TKP dengan sigap melakukan pendekatan persuasif untuk meredakan emosi pria yang terlihat dalam keadaan tidak stabil. Upaya itu berhasil, sehingga petugas dapat merebut pisau dari tangan pelaku dan segera mengamankan yang bersangkutan tanpa adanya kontak fisik yang berlebihan atau korban terluka.
Setelah berhasil diamankan, pria tersebut dibawa ke Polresta Pontianak Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari pemeriksaan awal, petugas menduga pelaku berada dalam kondisi mabuk alkohol, yang kemungkinan menjadi pemicu perilaku agresifnya.
Para saksi yang berada di lokasi saat kejadian menyatakan bahwa mereka merasa khawatir suasana dapat semakin ricuh jika petugas tidak cepat hadir. Salah satu saksi mengatakan bahwa pelaku berjalan sambil mengacungkan pisau ke kendaraan yang lewat dengan tampak tidak terkendali.
Kapolresta Pontianak Kota menegaskan bahwa tindakan seperti itu sangat berbahaya dan dapat berdampak pada keamanan publik. Aparat akan terus meningkatkan patroli dan respons cepat terhadap laporan warga agar kejadian serupa tidak terulang.
Selain itu, polisi juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar tidak segan melaporkan tindakan mencurigakan atau gangguan keamanan sehingga dapat diselesaikan dengan cepat. Polisi menilai koordinasi antara warga dan aparat merupakan kunci dalam menjaga rasa aman di lingkungan publik.
Penanganan kasus ini juga menjadi peringatan bagi warga bahwa penggunaan senjata tajam di ruang publik, terutama dalam keadaan mabuk, tidak hanya melanggar hukum tetapi juga dapat membahayakan diri sendiri serta orang lain. Aparat akan menindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku.
Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan di unit reskrim untuk memastikan motif, latar belakang, serta kondisi kesehatannya pada saat kejadian. Polisi juga akan menyusun berkas perkara untuk proses hukum selanjutnya.
Kasus ini menjadi sorotan warga di Pontianak karena terjadi di salah satu ruas jalan utama yang ramai dilalui masyarakat setiap harinya. Aparat kepolisian berjanji akan meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan sehingga kenyamanan serta keselamatan warga tetap menjadi prioritas.
Penulis: Nv
Editor: Chairul
