Pontianak City Run 2026 Siap Digelar 15 Februari, Targetkan 8.000 Peserta dari Dalam dan Luar Negeri
PONTIANAKMEREKAM.COM, PONTIANAK – Event lari berskala nasional hingga internasional, Pontianak City Run 2026, dipastikan akan digelar pada 15 Februari 2026 dengan titik start dan finis di depan GOR Terpadu Ayani, Kota Pontianak. Ajang olahraga tahunan ini ditargetkan diikuti 8.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Pontianak, Rizal, mengajak masyarakat luas untuk berpartisipasi dan menyukseskan event yang kini memasuki tahun ke-8 penyelenggaraan tersebut. Menurutnya, Pontianak City Run telah berkembang menjadi agenda penting dalam kalender sport tourism Kota Pontianak.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Pontianak, Kalimantan Barat, bahkan dari luar daerah untuk ikut serta. Pontianak City Run sudah rutin digelar dan antusiasmenya selalu luar biasa setiap tahun,” ujar Rizal usai media gathering, Rabu (21/1/2026).
Rizal menjelaskan, pelaksanaan Pontianak City Run memberikan dampak positif yang signifikan, tidak hanya dari sisi kesehatan masyarakat, tetapi juga terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan sektor pariwisata. Kehadiran ribuan peserta dan pendukung dinilai mampu menggerakkan berbagai sektor usaha, mulai dari perhotelan, kuliner, hingga transportasi.
“Banyak orang datang ke Pontianak, menikmati suasana kota, dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Bahkan yang tidak ikut berlari pun tetap datang untuk merasakan kemeriahannya,” katanya.
Ia berharap Pontianak City Run 2026 dapat dikemas dengan konsep yang lebih segar, kreatif, dan kekinian melalui kolaborasi lintas sektor.
“Event ini harus terus berinovasi agar tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi benar-benar menjadi ikon olahraga Kota Pontianak,” tegasnya.
Sementara itu, CEO Sporta Indonesia, Ongky Lesmana, selaku penyelenggara menyampaikan bahwa Pontianak City Run 2026 akan mempertandingkan empat kategori jarak lomba, yakni 5 kilometer, 10 kilometer, 21 kilometer (half marathon), dan 42 kilometer (marathon). Seluruh kategori akan mengambil start dan finis di kawasan GOR Terpadu Ayani.
Rute lari akan melewati sejumlah jalan utama dan kawasan ikonik Kota Pontianak, di antaranya Jalan Ahmad Yani, Jalan Gajah Mada, Jalan Tanjungpura, Sungai Jawi, Jalan Sutomo, hingga kawasan Kota Baru, sebelum kembali ke titik finis. Rincian teknis rute masing-masing kategori akan diumumkan lebih lanjut oleh panitia.
“Target peserta kami tahun ini sebanyak 8.000 orang. Hingga saat ini, jumlah pendaftar sudah melampaui 5.000 peserta dan masih terus bertambah,” ungkap Ongky.
Ia menyebutkan, promosi Pontianak City Run telah dilakukan sejak Mei 2025 ke sejumlah kota besar, seperti Jakarta, Bali, Yogyakarta, serta ke luar negeri seperti Kuching. Upaya ini bertujuan memperkenalkan Pontianak sebagai kota yang kini memiliki event maraton 42 kilometer berskala besar.
Peserta yang telah mendaftar tidak hanya berasal dari berbagai kota di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, dan Makassar, tetapi juga dari luar negeri, antara lain Malaysia, Singapura, dan Kenya.
Dari sisi dukungan penonton, Pontianak City Run memiliki ciri khas tersendiri. Dukungan masyarakat, termasuk ibu-ibu PKK, akan semakin meriah dengan keterlibatan drum band Kota Pontianak serta lomba yel-yel di sepanjang rute.
Selain olahraga, event ini juga mengusung konsep penguatan ekonomi kreatif dengan melibatkan 20 stan UMKM. Panitia juga menyiapkan total hadiah sebesar Rp129.800.000, ditambah berbagai door prize menarik seperti sepeda motor dan perangkat elektronik.
“Kami ingin Pontianak City Run menjadi ajang sport tourism yang berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi perekonomian masyarakat,” pungkas Ongky.
Penulis: SB
Editor: Chairul
