Dermaga Feri Diperbaiki, Bikin Jembatan Tol Padat, Edi Minta Pengendara Bersabar

ilustrasi Kepadatan lalu lintas di jembatan tol Pontianak akibat perbaikan dermaga feri

PONTIANAKMEREKAM.COM, PONTIANAK – Perbaikan dermaga feri di Pontianak yang kini sedang berlangsung ternyata berdampak pada kepadatan arus lalu lintas di jembatan tol. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengimbau pengendara untuk tetap bersabar dan mengikuti aturan lalu lintas demi kelancaran bersama.

Pekerjaan perbaikan dermaga feri yang terletak di jalur strategis untuk aktivitas masyarakat dan kendaraan bermotor menyebabkan sebagian kendaraan dialihkan melewati jembatan tol. Kondisi ini otomatis meningkatkan volume kendaraan pada jam-jam tertentu, terutama pada pagi dan sore hari ketika mobilitas warga tinggi.

Edi Minta Warga Bersabar

Menanggapi fenomena tersebut, Edi mengajak warga untuk tetap bersabar dan memperhatikan keselamatan saat berkendara di tengah kepadatan. Menurutnya, perbaikan dermaga feri ini merupakan langkah strategis demi meningkatkan kenyamanan dan keamanan transportasi air di Pontianak.

“Saya mengimbau kepada seluruh pengendara, terutama di area jembatan tol, untuk tetap bersabar. Perbaikan dermaga feri penting demi keselamatan dan kenyamanan bersama. Kami juga terus memantau perkembangan situasi arus lalu lintas,” ujar Edi saat ditemui di Balai Kota.

Wali kota juga menyarankan agar masyarakat mempertimbangkan penggunaan rute alternatif bila memungkinkan. Hal ini diharapkan dapat sedikit mengurangi kepadatan di jalur utama dan memberi ruang lebih luas bagi pengendara lain.

Penyebab Kepadatan Arus Lalu Lintas

Perbaikan dermaga feri sendiri dilakukan sebagai bagian dari upaya perbaikan fasilitas angkutan air yang menjadi bagian penting jaringan transportasi di Pontianak. Selama ini, dermaga feri menjadi akses utama bagi kendaraan dan warga yang ingin menyeberang melalui sungai dengan menggunakan layanan feri.

Namun, sementara proses perbaikan berlangsung, sebagian armada feri tidak bisa beroperasi secara normal sehingga pengguna layanan terpaksa mencari jalur alternatif. Akibatnya, penggunaan jembatan tol meningkat tajam dan menimbulkan kepadatan lalu lintas yang signifikan, terutama pada jam sibuk.

Beberapa pengendara mengungkapkan bahwa pengalaman macet di jembatan tol terjadi hampir setiap hari sejak pekerjaan perbaikan dermaga feri dimulai. Ratusan kendaraan tampak bergerak pelan menunggu masuk ke jalur tol, membuat waktu tempuh jadi lebih lama dari biasanya.

“Saya biasanya lewat dermaga feri untuk pulang kerja. Sekarang terpaksa lewat jembatan tol dan sering macet, jadi harus keluar lebih awal setiap harinya,” kata seorang pengendara roda empat.

Upaya Pemerintah Atasi Dampak

Pemerintah kota bersama aparat kepolisian setempat terus melakukan koordinasi untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas. Penempatan petugas di titik-titik strategis dimaksudkan untuk mengatur alur kendaraan, memberi petunjuk rute, dan memastikan situasi tetap terkendali, terutama pada jam puncak.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyarankan agar masyarakat memanfaatkan transportasi umum atau menyusun jadwal perjalanan yang lebih fleksibel di waktu-waktu yang belum begitu padat.

“Sementara perbaikan dermaga feri ini nanti selesai, kami mohon pengertian dari warga agar tetap tertib dan saling menghormati antar pengguna jalan,” terang Edi.

Harapan Selesai Perbaikan

Edi memastikan proses perbaikan dermaga feri akan selesai dalam waktu yang telah dijadwalkan, dan segera setelah itu diharapkan kondisi lalu lintas di Pontianak kembali normal. Perbaikan fasilitas ini juga dipandang sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur transportasi publik di kota ini.

Kepadatan di jembatan tol yang terjadi saat ini hanyalah dampak sementara. Edi optimistis bahwa setelah perbaikan dermaga feri rampung, arus lalu lintas akan kembali lancar dan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat Pontianak.

Penulis: Nv

Editor: Chairul

Iklan