Wow, di 2026 Ini Pendaftaran SIM Card Biometrik Mulai Diterapkan Bertahap, Seperti Apa dan Apa Keuntungannya?
PONTIANAKMEREKAM.COM, PONTIANAK – Pemerintah mulai menerapkan kebijakan baru dalam sistem registrasi kartu seluler. Memasuki tahun 2026, pendaftaran SIM card berbasis biometrik diberlakukan secara bertahap di Indonesia. Kebijakan ini pun langsung menjadi perhatian publik karena dinilai akan mengubah cara masyarakat mendaftarkan dan menggunakan kartu SIM.
Lantas, seperti apa sistem SIM card biometrik itu dan apa manfaatnya bagi pengguna?
Apa Itu Pendaftaran SIM Card Biometrik?
Pendaftaran SIM card biometrik adalah sistem registrasi kartu seluler yang menggunakan data biometrik pengguna, seperti pemindaian wajah atau sidik jari, sebagai bagian dari proses verifikasi identitas.
Berbeda dengan sistem sebelumnya yang hanya mengandalkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK), skema biometrik dirancang untuk memastikan bahwa satu identitas benar-benar digunakan oleh satu orang yang sah.
Diterapkan Bertahap Sepanjang 2026
Pemerintah melalui kementerian terkait dan bekerja sama dengan operator seluler menerapkan kebijakan ini secara bertahap. Tahap awal menyasar:
-
pengguna SIM card baru,
-
registrasi ulang di wilayah tertentu,
-
serta segmen pengguna dengan kebutuhan layanan digital tingkat lanjut.
Pendekatan bertahap ini dilakukan untuk memberi waktu adaptasi bagi masyarakat sekaligus memastikan kesiapan infrastruktur dan perlindungan data pribadi.
Tujuan Utama: Tekan Penyalahgunaan Nomor Seluler
Salah satu latar belakang utama penerapan SIM card biometrik adalah maraknya penyalahgunaan nomor telepon, seperti:
-
penipuan online,
-
spam dan pesan promosi ilegal,
-
penyalahgunaan nomor untuk kejahatan digital.
Dengan verifikasi biometrik, pemerintah berharap setiap nomor seluler benar-benar terhubung dengan identitas pengguna yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Apa Keuntungan SIM Card Biometrik bagi Masyarakat?
Penerapan sistem ini dinilai memiliki sejumlah manfaat, di antaranya:
-
Keamanan Lebih Tinggi
Risiko pencurian identitas dan penggunaan nomor ilegal dapat ditekan. -
Mengurangi Penipuan Digital
Pelaku kejahatan akan lebih sulit menggunakan nomor anonim. -
Data Pengguna Lebih Akurat
Operator seluler memiliki basis data pelanggan yang lebih valid. -
Mendukung Layanan Digital
Sistem biometrik mempermudah integrasi layanan perbankan, e-government, dan transaksi digital lainnya.
Bagaimana dengan Privasi Data?
Isu perlindungan data pribadi menjadi perhatian utama publik. Pemerintah menegaskan bahwa penerapan SIM card biometrik akan mengikuti aturan perlindungan data pribadi yang berlaku, termasuk pembatasan akses dan penggunaan data biometrik hanya untuk keperluan verifikasi.
Masyarakat juga diimbau untuk melakukan registrasi hanya melalui gerai resmi operator atau kanal yang telah ditentukan agar terhindar dari penyalahgunaan data.
Masyarakat Diminta Tidak Panik
Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ini tidak langsung berlaku serentak dan tidak serta-merta menonaktifkan SIM card lama. Sosialisasi akan terus dilakukan sepanjang 2026 agar masyarakat memahami mekanisme serta manfaat dari sistem baru tersebut.
Penulis: Nv
Editor: Chairul
