Pemkot Pontianak Fokus Percepat Infrastruktur dan Penataan Kawasan di Pontianak Timur
PONTIANAKMEREKAM.COM, PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat pembangunan infrastruktur dan penataan kawasan permukiman di Pontianak Timur, wilayah yang kini berkembang pesat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk. Fokus itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat Safari Ramadan di Masjid Al Aqsa Komplek Palestin V, Pontianak Timur.
Menurut Edi, pembangunan infrastruktur tidak hanya soal pengaspalan jalan, tetapi juga penataan ruang publik dan fasilitas yang mendukung kualitas hidup masyarakat di kawasan tersebut. “Jalan di sana sudah lebar dan diturap, selanjutnya kita akan bangun trotoar di sepanjang Jalan Sultan Hamid II seperti halnya Jalan Ahmad Yani,” ujarnya.
Peningkatan Jalan dan Transportasi
Selain pembangunan trotoar, Pemkot Pontianak juga merencanakan pelebaran sejumlah jalan strategis untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan mobilitas warga. Salah satunya adalah Jalan Tekam hingga persimpangan Jalan Tani, yang dirancang menjadi alternatif arteri penting di kawasan tersebut.
Wali kota juga mengungkapkan rencana pembangunan jalur lingkar timur (outer ring road) yang menghubungkan kawasan Tanjung Raya hingga Ampera. Infrastruktur ini diharapkan dapat mengurangi beban lalu lintas di jalan utama sekaligus mempercepat konektivitas antarkawasan di Pontianak.
Namun meskipun anggaran dan rencana pembangunan sudah dipersiapkan, salah satu tantangan utama yang dihadapi pemerintah adalah proses pembebasan lahan di sejumlah titik. Ketidaksiapan lahan menjadi hambatan dalam mengejar target percepatan pembangunan.
Sistem Drainase dan Permukiman
Tidak hanya fokus pada infrastruktur transportasi, Pemkot Pontianak juga memperhatikan aspek drainase di kawasan permukiman, terutama di Pontianak Timur yang topografinya rendah sehingga rawan genangan saat hujan dan pasang air sungai bersamaan. “Pontianak Timur sebenarnya bukan kawasan banjir, tetapi kondisi topografinya membuat drainase harus diperkuat,” terang Edi.
Peningkatan sistem drainase menjadi bagian dari penataan kawasan permukiman yang lebih luas, termasuk penyediaan ruang terbuka hijau, jalur olahraga, dan fasilitas umum lain yang mendukung kualitas hidup warga.
Fasilitas Publik dan Pemakaman
Pemkot Pontianak juga tengah menyiapkan pembangunan fasilitas publik tambahan di Pontianak Timur. Fasilitas tersebut meliputi ruang terbuka hijau, trotoar, jalur olahraga, hingga pembebasan lahan untuk sekolah, fasilitas umum, dan pemakaman. Persoalan pemakaman menjadi perhatian serius karena keterbatasan lahan yang kini mulai terasa akibat pertumbuhan permukiman yang cepat.
Tantangan Kepadatan dan Kendaraan
Pertumbuhan ekonomi yang meningkat dan kemudahan memiliki kendaraan bermotor turut berdampak pada volume lalu lintas di Pontianak Timur. Fenomena ini menuntut pemerintah untuk menyiapkan infrastruktur yang memadai agar kenyamanan dan keamanan mobilitas warga tetap terjaga.
Visi Pembangunan yang Seimbang
Wali Kota Edi menggarisbawahi bahwa pembangunan di Pontianak Timur perlu bersinergi dengan pertumbuhan fungsi kawasan itu sendiri, mulai dari permukiman hingga pusat pendidikan dan ekonomi. Ia berharap pembangunan berjalan seimbang antara kebutuhan perumahan, fasilitas layanan publik, serta ruang terbuka bagi masyarakat.
Dengan percepatan pembangunan infrastruktur dan penataan kawasan permukiman, Pontianak Timur diharapkan menjadi kawasan yang nyaman, terhubung, dan mendukung kualitas hidup warga lebih baik di masa mendatang.
Penulis: fz
Editor: Chairul
