PONTIANAKMEREKAM.COM, PONTIANAK – Kebakaran terjadi di sebuah pabrik karet milik PT Hoktong yang berlokasi di Jalan Gusti Situt Mahmud, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara, Selasa (27/1/2026) pagi. Api dilaporkan pertama kali muncul dari ruangan mesin pengering atau dryer.

Kapolsek Pontianak Utara, Kompol I Made Aris Candra Putra, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut kebakaran terjadi sekitar pukul 07.50 WIB dan menghanguskan ruangan mesin pengering di area pabrik.

“Yang terbakar adalah ruangan mesin pengering (dryer) PT Hoktong. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.30 WIB,” kata Kompol I Made kepada wartawan.

Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran pertama kali diketahui oleh karyawan pabrik. Salah seorang saksi mengaku sebelumnya sempat beristirahat usai bekerja di ruangan mesin pengering sekitar pukul 07.00 WIB.

“Sekitar pukul 07.30 WIB saksi mendapat informasi adanya kebakaran di ruangan dryer. Saat tiba di lokasi, kondisi sudah dipenuhi asap tebal,” ungkap Made.

Saksi tersebut sempat berupaya melakukan pemadaman awal dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) yang tersedia di lokasi, sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Sementara itu, saksi lainnya mengaku melihat kobaran api secara langsung saat hendak keluar ruangan untuk beristirahat.

“Saksi lain melihat api sudah menyala di ruangan mesin pengering, kemudian berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya,” ujar Made menambahkan.

Proses pemadaman melibatkan belasan unit relawan pemadam kebakaran yang datang secara bergantian ke lokasi. Sejumlah tim yang terlibat antara lain BPAS, Damkar Darma Putra, Bhakti 28, RPKSH, BPADP, Panca Bakti, Mandiri, PKSR, BPA Sungai Kakap, Mitra Bhakti, Siaga, hingga Bhakti Raya.

Petugas berjibaku selama kurang lebih 40 menit untuk menjinakkan api agar tidak merambat ke bagian pabrik lainnya maupun bangunan di sekitar lokasi.

Kapolsek memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, hingga kini kerugian materiel akibat kebakaran masih dalam pendataan.

“Untuk korban jiwa nihil. Sementara kerugian materiil belum dapat ditaksir,” jelasnya.

Terkait penyebab kebakaran, pihak kepolisian menduga adanya gangguan pada mesin pengering. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

“Dugaan sementara akibat kerusakan pada mesin pengering (dryer). Namun untuk penyebab pastinya masih kami dalami,” tegas Kompol I Made.

Guna kepentingan penyelidikan, polisi telah memasang garis pengaman di sekitar lokasi kebakaran dan melakukan pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi.

Penulis: SB

Editor: Chairul

Iklan