Modus Baru Narkoba Lewat Paket Jajanan diungkap Polres Kubu Raya, Sudah Beberapa Kali Lolos

Polres Kubu Raya Bongkar Modus Baru Peredaran Narkoba Lewat Paket Jajanan, Pakai Jasa Ekspedisi. Foto istimewa

PONTIANAKMEREKAM.COM, KUBU RAYA – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kubu Raya berhasil membongkar modus baru peredaran narkotika yang memanfaatkan paket jajanan yang dikirim melalui jasa ekspedisi. Pola ini dianggap cukup licik karena narkoba diselipkan di antara barang-barang makanan ringan yang tampak biasa.

Pengungkapan ini terjadi usai petugas mencurigai beberapa paket besar yang melewati jalur distribusi ekspedisi di wilayah hukum Kubu Raya. Pemeriksaan mendalam akhirnya mengungkap bahwa di dalam paket tersebut terdapat narkotika yang disamarkan di antara jajanan yang dikemas bersama makanan ringan.

Kasat Resnarkoba Polres Kubu Raya, AKP Sagi, menjelaskan bahwa modus ini cukup rapi karena memang disiasati sedemikian rupa untuk mengelabui petugas dan pihak ekspedisi. “Isi paket itu sebenarnya didominasi oleh jajanan biasa. Narkotikanya hanya diselipkan di antara barang-barang tersebut untuk mengelabui petugas,” ujar Sagi.

Dalam pengungkapan ini, ditemukan tiga paket besar yang mencurigakan. Petugas kemudian membongkar paket satu per satu dan menemukan narkotika yang disembunyikan di tengah makanan ringan, tanpa mencolok di bagian luar paket. Cara ini membuat paket sempat lolos beberapa kali sebelum akhirnya berhasil digagalkan aparat.

Diketahui dari hasil pendalaman penyidik bahwa pengirim dan penerima paket sudah saling mengenal. Ini bukan pengiriman acak — hubungan antar pihak yang terlibat sudah terjadi sebelumnya, bahkan diduga sudah pernah melakukan pengiriman serupa lebih dari dua kali. Hubungan saling kenal tersebut membuat pola peredaran ini berjalan berulang sampai akhirnya dicurigai dan diusut polisi.

Polres Kubu Raya masih terus melakukan pengembangan penyidikan terhadap jaringan ini, termasuk mengejar kemungkinan pihak lain yang terlibat dalam sindikat yang memanfaatkan jasa ekspedisi. Aparat mencurigai bahwa terdapat pola distribusi yang lebih luas hingga lintas daerah, meski barang bukti yang berhasil diamankan relatif kecil.

Kasus ini semakin menegaskan bahwa modus peredaran narkotika di era modern kian beragam dan adaptif. Tidak hanya dilakukan secara langsung di jalanan, narkotika kini diselundupkan bersama paket barang yang tampak biasa, termasuk makanan dan jajanan. Ini menjadi tantangan baru bagi aparat penegak hukum, terutama dalam memberantas peredaran narkoba melalui jasa pengiriman barang.

AKP Sagi menyatakan bahwa masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap paket yang tidak dikenal atau mencurigakan. Ia mengimbau kepada publik agar tidak menerima paket yang tidak dipesan sendiri dan segera melaporkan kepada pihak berwajib jika menemukan hal yang tidak wajar. “Kalau menerima kiriman yang tidak merasa memesan atau isinya mencurigakan, jangan langsung diterima atau dibuka. Lapor kepada polisi atau pihak ekspedisi,” tambahnya.

Polres Kubu Raya juga menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat adalah kunci untuk memutus rantai peredaran narkoba yang semakin canggih. Kerja sama antara aparat penegak hukum dan masyarakat diyakini menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan serta pembersihan wilayah dari ancaman narkotika.

Pengungkapan modus baru ini menjadi peringatan bahwa selain pengawasan di titik keramaian, aparat juga perlu meningkatkan deteksi serta pengawasan di jalur distribusi logistik. Dengan cara demikian, polisi berharap dapat meminimalkan ruang gerak pelaku serta memberikan efek jera bagi sindikat peredaran narkotika di wilayah Kalbar.

Penulis: fz

Editor: Chairul

Iklan