PONTIANAKMEREKAM.COM, PONTIANAK – Tesla dan merek mobil listrik lainnya kini mendapat pesaing serius dari produsen elektronik asal China, Xiaomi. Mobil listrik terbaru mereka, Xiaomi SU7 2026, yang belum resmi diluncurkan ke publik, sudah mencatatkan sekitar 100.000 pemesanan hanya dalam dua pekan pertama sejak pemesanan dibuka. Ini menjadi indikator kuat betapa besarnya antusiasme konsumen terhadap produk mobil listrik dari raksasa teknologi ini.

Menurut laporan, Xiaomi membuka pre-order SU7 terbaru sejak 7 Januari 2026, dan dalam kurun kurang dari 15 hari jumlah pesanan mendekati angka 100 ribu unit di China. Angka tersebut didorong respon positif dari konsumen di berbagai wilayah besar seperti Beijing, Shanghai, dan Wuhan di mana dealer mencatat rata-rata puluhan hingga ratusan pemesanan per lokasi.

Padahal, Xiaomi baru menjadwalkan peluncuran resmi model SU7 versi facelift pada bulan April 2026, dan pengiriman perdana kepada konsumen juga diperkirakan berlangsung sekitar waktu yang sama.

Model listrik yang menuai pesanan luar biasa ini hadir dengan sejumlah penyegaran signifikan dan fitur kompetitif, antara lain:

  • Peningkatan performa dan jangkauan baterai — versi terbaru memiliki jarak tempuh hingga 902 km dalam sekali pengisian, lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya.

  • Peningkatan teknologi keselamatan dan bantuan pengemudi seperti LiDAR standar dan sistem Xiaomi HAD canggih.

  • Peningkatan tenaga mesin — varian tertinggi kini memiliki tenaga hingga 690 daya kuda (dk), naik dari sebelumnya 673 dk.

  • Fitur interior modern yang tetap mempertahankan layar kontrol pusat besar beresolusi tinggi dan panel instrumen digital.

Dengan spesifikasi itu, Xiaomi SU7 tidak hanya menyasar konsumen sepeda listrik biasa, tetapi juga masuk dalam segmen sedan listrik menengah-premium, yang membuatnya menjadi pesaing serius bagi model lain di pasar China maupun global.

Kesuksesan pemesanan awal ini mencerminkan kepercayaan kuat pasar terhadap langkah Xiaomi masuk ke industri mobil listrik, yang masih relatif baru bagi perusahaan yang dikenal dengan produk smartphonenya. Varian SU7 menjadi produk andalan di bawah lini Xiaomi EV yang terus memperluas portofolio kendaraan listriknya.

Lonjakan pemesanan awal ini juga konsisten dengan catatan pasar kendaraan listrik lainnya di China, di mana permintaan EV terus tumbuh dengan cepat. Data industri menunjukkan bahwa pengiriman kumulatif Xiaomi EV sudah menembus angka yang signifikan setelah peluncuran model pertamanya di 2024, dan target produksi untuk 2026 bahkan dinaikkan seiring respons konsumen yang positif.

Penulis: Nv

Editor: Chairul

Iklan