PONTIANAKMEREKAM.COM, PONTIANAK – Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengimbau masyarakat untuk membuang sampah lebih awal pada malam takbiran. Warga diminta membuang sampah paling lambat pukul 03.00 WIB agar proses pengangkutan sampah dapat berjalan lancar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, Syarif Usmulyono, menjelaskan bahwa imbauan tersebut diberikan untuk mengantisipasi lonjakan volume sampah yang biasanya terjadi menjelang Idulfitri.

Menurutnya, peningkatan aktivitas masyarakat seperti membersihkan rumah, berbelanja kebutuhan Lebaran, hingga kegiatan memasak membuat produksi sampah rumah tangga meningkat signifikan. Volume sampah di Kota Pontianak diperkirakan meningkat hingga sekitar 20 persen selama periode menjelang Lebaran.

DLH Siagakan Petugas Hingga Malam Lebaran

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, DLH Kota Pontianak menyiagakan petugas kebersihan hingga malam Lebaran. Selain itu, puluhan armada pengangkut sampah juga disiapkan agar proses pengangkutan sampah dapat dilakukan secara maksimal.

Saat ini, DLH Pontianak memiliki sekitar 42 unit armada pengangkut sampah yang akan dioperasikan untuk melayani pengangkutan sampah di berbagai wilayah kota. Armada tersebut akan bekerja secara optimal agar tidak terjadi penumpukan sampah di lingkungan masyarakat.

Syarif menjelaskan, pengaturan jadwal pembuangan sampah hingga pukul 03.00 dini hari bertujuan agar seluruh sampah yang telah dibuang warga bisa langsung diangkut sebelum para petugas melaksanakan Salat Idulfitri.

“Dengan begitu kami pastikan tidak ada sampah yang tertinggal di jalan maupun di tempat penampungan sementara,” ujarnya.

Warga Diminta Ikut Jaga Kebersihan Kota

DLH Pontianak juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan selama momen Lebaran. Salah satunya dengan mematuhi jadwal pembuangan sampah yang telah ditentukan.

Selain itu, warga juga diingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke parit atau saluran air, karena dapat menyebabkan penyumbatan yang berpotensi menimbulkan genangan ketika hujan turun.

Partisipasi masyarakat dinilai sangat penting agar pengelolaan sampah di Kota Pontianak dapat berjalan efektif, terutama saat aktivitas masyarakat meningkat menjelang hari raya.

Pemerintah Kota Pontianak berharap kerja sama antara petugas kebersihan dan masyarakat dapat menjaga lingkungan tetap bersih sehingga suasana Idulfitri di kota ini tetap nyaman dan sehat bagi semua warga.

Penulis: Nv

Editor: Chairul

Iklan