Peluang Kerja di Luar Negeri Makin Besar, Negara Tujuan dan Fasilitas yang Ditawarkan Semakin Kompetitif
PONTIANAKMEREKAM.COM, PONTIANAK – Peluang kerja di luar negeri bagi pencari kerja asal Indonesia terus mengalami perkembangan signifikan di awal tahun 2026. Pemerintah bersama sejumlah lembaga penempatan resmi dan negara tujuan aktif membuka akses kerja legal dengan gaji menarik serta sejumlah fasilitas pendukung yang semakin kompetitif.
Informasi ini menjadi momentum penting bagi generasi muda dan pencari kerja yang ingin memperluas pengalaman kerja global serta meningkatkan kualitas hidup melalui peluang kerja formal di luar negeri.
1. Kerja Sama Pemerintah untuk Penempatan ke Luar Negeri Meningkat
Pemerintah daerah Kota Serang bersama Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) baru-baru ini menandatangani MoU untuk fasilitasi penempatan calon pekerja migran ke sejumlah negara mitra. Skema kerja sama ini mencakup pendidikan bahasa asing, sertifikasi kompetensi, hingga dukungan pembiayaan pelatihan dan perizinan legal calon pekerja. Program ini ditargetkan dapat menjaring puluhan ribu tenaga kerja dari lokal menuju pasar luar negeri 2026.
2. Permintaan Tenaga Kerja di Turki dan Negara Lain
Peluang kerja di Turki diperkirakan mencapai sekitar 15.000 lowongan pada 2026. Sebagian besar permintaan berada di sektor perhotelan seasonal, perawatan anak dan lansia, serta konstruksi — menunjukkan permintaan tenaga kerja asing yang beragam dari sektor informal hingga formal.
3. Program Pelatihan Global untuk Pencari Kerja Indonesia
Pemerintah Indonesia melalui program SMK Go Global menyiapkan lulusan SMK dan SMA untuk bekerja di pasar internasional seperti Jerman, Jepang, dan Turki, termasuk pelatihan bahasa dan keterampilan teknis. Program ini ditargetkan memberangkatkan hingga ratusan ribu tenaga kerja ke luar negeri mulai 2026.
Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan dana sekitar Rp12 triliun untuk pelatihan bahasa asing dan keterampilan kerja global agar tenaga kerja Indonesia lebih siap bersaing di luar negeri.
4. Tren Job Fair & Bursa Kerja Luar Negeri
Bursa kerja seperti Jakarta Job Fest 2025 sebelumnya sudah mencatat lebih dari 7.600 peluang kerja luar negeri bagi pencari kerja di berbagai sektor seperti perhotelan, kesehatan, konstruksi, bahkan pertanian dan perikanan. Bursa kerja semacam ini menjadi ajang penting untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan penempatan internasional.
5. Kesempatan Kerja Bagi WNA di Kawasan Asia Tenggara
Sementara itu, portal lowongan luar negeri seperti Indeed menampilkan sejumlah pekerjaan di Kuala Lumpur, Malaysia untuk asing, termasuk posisi sebagai Sales Executive dengan gaji kompetitif di kisaran RM1.700 – RM3.000 per bulan (setara jutaan rupiah), dengan fleksibilitas kontrak penuh waktu dan paruh waktu.
6. Negara Tujuan & Permintaan Global
Permintaan tenaga kerja medis, terutama perawat, juga meningkat di negara berkembang dan maju seperti Jerman, Italia, Jepang, UK, AS, dan Kanada — mengikuti tren kekurangan tenaga kesehatan global.
Selain itu, beberapa negara seperti Korea Selatan meluncurkan visa baru (K-STAR Visa) yang mempercepat jalur masuk bagi profesional STEM serta mempermudah jalur ke residensi tetap dan peluang kerja jangka panjang.
Imbauan Penting: Hindari Penipuan dan Jalur Ilegal
Para pencari kerja diimbau untuk memilih jalur resmi dalam mencari pekerjaan luar negeri, baik melalui program pemerintah, lembaga penempatan berizin (P3MI), maupun skema kerja sama antarnegara, guna terhindar dari penipuan, perdagangan orang, dan praktik ilegal lainnya.
Peluang kerja di luar negeri pada 15 Januari 2026 semakin nyata dengan dukungan program pemerintah, kerja sama internasional, serta bursa kerja berskala besar. Para pencari kerja kini memiliki akses lebih luas ke pasar global dengan fasilitas seperti pelatihan, bantuan pembiayaan, serta jalur kerja legal yang aman dan transparan.
Penulis: Nv
Editor: Chairul
