Perlu Tahu, Ini Ketentuan Lintas Jurusan SNBP 2026: Kurikulum Merdeka & Mata Pelajaran Pendukung
PONTIANAKMEREKAM.COM, PONTIANAKΒ –Β Seleksi Nasional Berdasar Prestasi (SNBP) 2026 kembali menjadi perhatian ribuan siswa SMA/SMK/MA di Indonesia. Selain persyaratan portofolio dan prestasi, salah satu hal yang perlu dipahami adalah ketentuan lintas jurusan, terutama dalam konteks Kurikulum Merdeka yang kini menjadi dasar penilaian kompetensi dan mata pelajaran di sekolah.
Lintas jurusan berarti siswa dapat memilih program studi kuliah tidak hanya berdasarkan jurusan sekolahnya (IPA/IPS/BAHASA), tetapi juga berdasarkan kompetensi, prestasi, dan mata pelajaran yang relevan. Ketentuan ini memberi peluang lebih luas bagi peserta SNBP untuk masuk ke bidang yang diminati asalkan memenuhi standar akademik dan portofolio yang ditetapkan perguruan tinggi.
π Apa Itu Lintas Jurusan di SNBP 2026?
Lintas jurusan dalam SNBP memungkinkan peserta dari latar belakang jurusan berbeda (misalnya IPS atau Bahasa) untuk mendaftar ke program studi yang secara tradisional βberbeda jurusanβ (misalnya IPA) tanpa dianggap tidak sah, selama:
β Siswa memiliki kompetensi dasar yang relevan
β Nilai mata pelajaran pendukung sesuai kriteria program studi
β Siswa menyusun portofolio prestasi sesuai jurusan yang dituju (bukan sekadar jurusan asal)
Artinya, siswa tidak lagi hanya dibatasi oleh label IPA/IPS/BAHASA, tetapi oleh kompetensi dan kesiapan belajar di program studi yang dipilih.
π― Dasar Kebijakan: SNBP & Kurikulum Merdeka
Mulai 2024, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mendorong implementasi Kurikulum Merdeka, yang menekankan:
π Pembelajaran berbasis kompetensi dan projek
π Penilaian autentik & portofolio
π Fleksibilitas lintas disiplin ilmu
π Keterampilan abad 21 seperti berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kreatif
Kurikulum Merdeka memberi ruang pada siswa mengembangkan kompetensi sesuai minat dan bakat, sehingga saat memasuki SNBP, siswa dapat menunjukkan bukan saja nilai rapor tetapi juga prestasi dan portofolio yang relevan dengan jurusan yang dipilih.
π Bagaimana Ketentuan Lintas Jurusan Berlaku di SNBP 2026?
πΉ 1. Nilai Mata Pelajaran Dasar Wajib
Peserta SNBP harus memiliki nilai rapor mata pelajaran wajib yang umum untuk semua jurusan sekolah, antara lain:
-
Bahasa Indonesia
-
Matematika
-
Bahasa Inggris
-
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Nilai ini dijadikan dasar awal untuk melihat kompetensi umum calon mahasiswa.
πΉ 2. Nilai Mata Pelajaran Pendukung Jurusan Tujuan
Perguruan tinggi di SNBP kini menetapkan syarat nilai mata pelajaran pendukung berdasarkan kebutuhan kompetensi program studi. Misalnya:
A. Program Studi IPA (Sains & Teknologi):
π Matematika (utama)
π Fisika
π Kimia
π Biologi
Siswa dari IPS/Bahasa tetap bisa mendaftar ke program IPA asalkan memiliki nilai rapor pendukung di mata pelajaran IPA (misal tambahan kursus/ekstra) dan portofolio yang kuat.
B. Program Studi IPS (Sosial):
π Ekonomi
π Sosiologi
π Geografi
π Sejarah
Jurusan IPS menjadi lebih fleksibel, dan siswa IPA/Bahasa bisa masuk ke IPS jika memiliki kompetensi dalam mata pelajaran sosial.
C. Program Studi Humaniora & Bahasa:
π Bahasa Indonesia
π Bahasa Inggris
π Sastra
π Bahasa asing lain (nilai plus jika ada)
Nilai praktek bahasa, kompetisi debat, atau prestasi bahasa internasional menjadi nilai tambah penting.
πΉ 3. Portofolio Prestasi SNBP
Selain nilai rapor, portofolio menjadi komponen penting dalam lintas jurusan, antara lain:
πΉ Prestasi akademik (OSN, lomba mata pelajaran relevan)
πΉ Prestasi non-akademik yang mendukung jurusan (misal debat, karya ilmiah, penelitian)
πΉ Sertifikat kursus (misal pemrograman, desain grafis, bahasa asing)
πΉ Karya proyek Murdeka (karya nyata sesuai kurikulum Merdeka)
Portofolio ini menjadi bukti bahwa siswa memiliki kompetensi dan minat kuat pada jurusan yang dipilih, meskipun berasal dari jurusan asal yang berbeda.
π Contoh Kasus Lintas Jurusan SNBP 2026
β¨ Kasus 1:
Siswa jurusan IPS ingin memilih Prodi Teknik Informatika
β‘ Siswa wajib menunjukkan nilai mata pelajaran Matematika dan IPA di rapor cukup tinggi,
β‘ Disertai portofolio relevan seperti kursus coding, lomba IT, atau proyek teknologi dalam Kurikulum Merdeka.
β¨ Kasus 2:
Siswa jurusan IPA ingin masuk Psikologi / Ekonomi
β‘ Siswa wajib menunjukkan nilai mata pelajaran sosial dan bahasa yang kuat,
β‘ Ditambah portofolio debat, riset sosial, atau kegiatan kemanusiaan.
π Portofolio Kurikulum Merdeka yang Mendukung Lintas Jurusan
Kurikulum Merdeka memberi siswa ruang membuat projek nyata (projek independen, kolaboratif, atau riset) yang bisa dijadikan portofolio SNBP, antara lain:
π Laporan riset sains / sosial
π» Proyek teknologi digital
π¨ Karya seni atau portofolio desain
π£οΈ Prestasi bahasa dan lomba debat
π± Kegiatan kewirausahaan / hobi produktif
Portofolio ini bisa memperkuat peluang lolos meskipun jurusan asal tidak sejalan dengan jurusan kuliah yang dituju.
π§ Tips Sukses SNBP 2026 Bagi Peserta Lintas Jurusan
β Pahami syarat jurusan tujuan di perguruan tinggi sasaran
β Buat portofolio Kurikulum Merdeka yang konkret dan relevan
β Tingkatkan nilai mata pelajaran pendukung jurusan tujuan
β Ikuti kompetisi atau kursus yang menunjang peminatan
β Gunakan data rapor semester terbaru untuk mendaftar
Ketentuan lintas jurusan SNBP 2026 membuka peluang lebih luas bagi siswa dari semua jurusan sekolah untuk memilih program studi sesuai minat dan kompetensi, bukan sekadar mengikuti label IPA/IPS/Bahasa. Dengan dukungan Kurikulum Merdeka, penilaian berbasis kompetensi, portofolio prestasi, serta nilai mata pelajaran pendukung yang tepat, peserta bisa meningkatkan peluang lolos ke prodi impian meskipun berasal dari jurusan yang berbeda di sekolah menengah.
Penulis: Nv
Editor: Chairul
