Tragis di Rasau Jaya, Pasutri Lansia Tabrak Truk Mundur di Kubu Raya

Tragis di Rasau Jaya! Pasutri Lansia Tewas Usai Motor Tabrak Truk Mundur di Jalan Sultan Agung. foto istimewa

PONTIANAKMEREKAM.COM, KUBU RAYA – Sepasang suami istri lanjut usia (lansia) tewas dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas tragis yang terjadi di Jalan Sultan Agung, Rasau Jaya 1, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Insiden tersebut berlangsung pada Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 09.08 WIB.

Korban yang berboncengan menggunakan sepeda motor merupakan pasangan lansia bernama H. Halidin (71) dengan penumpang istrinya, Hj. Hamin (66). Mereka mengendarai sepeda motor bernomor polisi KB 4030 MK dari arah Pasar Rasau menuju Kuala Dua ketika kecelakaan terjadi.

Menurut keterangan petugas Satlantas Polres Kubu Raya, peristiwa berawal ketika sebuah truk dengan nomor polisi KB 8924 AZ yang dikemudikan Muhammad Latif Buchori (41) sedang mundur dari area toko bangunan untuk keluar ke badan jalan utama. Pada saat bersamaan, sepeda motor yang dikendarai pasutri lansia melintas sehingga tidak dapat menghindari tabrakan.

Benturan keras antara sepeda motor dan truk menyebabkan kedua korban mengalami luka serius. Warga sekitar dan petugas segera mengevakuasi pasutri tersebut serta membawa mereka ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun sayangnya, nyawa kedua lansia tidak dapat tertolong dan keduanya dinyatakan meninggal dunia akibat luka parah yang diderita.

Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Kubu Raya yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan para saksi untuk menyusun proses penyelidikan lebih lanjut. “Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Kasus ini masih dalam penyelidikan untuk mengetahui secara jelas penyebab kecelakaan,” ujar seorang perwakilan kepolisian.

Sejumlah warga yang menyaksikan kejadian tersebut menyebut bahwa kondisi jalan di lokasi sering dilalui kendaraan dari berbagai arah terutama di pagi hari. Banyaknya aktivitas warga lokal seperti pedagang dan pengguna sepeda motor membuat kebutuhan akan kewaspadaan ekstra sangat penting. Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati terutama di area permukiman dan saat truk atau kendaraan besar hendak melakukan manuver mundur.

Kepolisian juga mengimbau kepada para pengguna jalan agar memperhatikan aturan lalu lintas, mengenakan perlengkapan keselamatan seperti helm, dan memastikan jarak aman saat melintas di titik-titik yang rawan kecelakaan. Kecelakaan ini sekaligus membuka kembali diskusi tentang pentingnya sistem pengamanan kendaraan besar seperti truk, terutama di area keluar masuk lokasi usaha atau toko bangunan agar tidak membahayakan pengguna jalan lain.

Sejauh ini, proses hukum dan penyelidikan terus berjalan. Polisi berencana memeriksa faktor teknis termasuk rekam jejak kendaraan, saksi mata, serta kemungkinan adanya pelanggaran prosedur keselamatan kendaraan berat ketika bermanuver di jalan umum. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan disampaikan kepada publik.

Penulis: fz

Editor: Chairul

Iklan