Kecelakaan Beruntun di Jalan Batang Tarang–Pontianak, Truk Tangki CPO Terbalik dan Muatan Tumpah
PONTIANAKMEREKAM, SANGGAU – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Raya Batang Tarang–Pontianak, tepatnya di RT Penyakat, Dusun Serinjok, Desa Semoncol, Kecamatan Batang Tarang, Kabupaten Sanggau, Selasa malam, 13 Januari 2026, sekitar pukul 20.30 WIB. Insiden tersebut melibatkan satu unit truk tangki pengangkut minyak kelapa sawit mentah (CPO), satu unit dump truck, serta dua unit mobil jenis Carry.
Peristiwa bermula saat salah satu mobil Carry yang melaju di jalur tanjakan mengalami gangguan teknis dan berhenti secara mendadak di badan jalan. Lokasi kejadian merupakan ruas jalan nasional dengan kontur menanjak dan jarak pandang terbatas, sehingga berisiko tinggi bagi kendaraan yang melintas, terutama pada malam hari.
Dalam waktu hampir bersamaan, mobil Carry lain yang berada tepat di belakang berusaha menghindari tabrakan dengan melakukan pengereman mendadak. Namun, jarak antar kendaraan yang terlalu dekat membuat upaya tersebut tidak berjalan optimal, sehingga situasi lalu lintas menjadi tidak terkendali.
Tak lama kemudian, sebuah dump truck berwarna kuning dengan nomor polisi KB 8598 EQ yang melaju dari arah yang sama menabrak bagian belakang mobil Carry kedua. Benturan keras tersebut mendorong kendaraan ke depan dan memicu rangkaian tabrakan beruntun di lokasi kejadian.
Dump truck tersebut selanjutnya kembali tertabrak oleh truk tangki CPO jenis Mitsubishi berwarna hijau dengan nomor polisi KB 8268 UW. Truk tangki tersebut dikemudikan oleh Nori (29), warga Dusun Tebuan Bangan, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, yang saat kejadian tengah membawa muatan minyak kelapa sawit mentah.
Akibat benturan beruntun tersebut, truk tangki CPO kehilangan kendali, berbalik arah, dan melintang di tengah badan jalan. Muatan CPO yang dibawanya mengalami kebocoran dan tumpah ke permukaan aspal, menggenangi badan jalan dan menyebabkan kondisi menjadi licin serta membahayakan pengguna jalan lainnya.
Kapolsek Batang Tarang, Ipda Miskun, SH, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut dipicu oleh kendaraan yang mengalami gangguan teknis di jalur tanjakan.
“Mobil Carry pertama mengalami kerusakan mesin saat menanjak dan berhenti secara tiba-tiba. Kendaraan di belakang tidak memiliki cukup waktu dan jarak untuk menghindar, sehingga terjadilah kecelakaan beruntun,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa kecelakaan berantai kerap terjadi akibat kelalaian pengemudi dalam menjaga jarak aman antar kendaraan, terutama di jalur menanjak.
“Di jalur seperti ini, pengemudi wajib menjaga jarak dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima. Satu kejadian kecil bisa memicu tabrakan berantai,” ujar Ipda Miskun.
Mendapatkan laporan kejadian, personel kepolisian segera bergerak cepat ke lokasi untuk mengamankan area kecelakaan. Petugas melakukan pengaturan lalu lintas dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna mencegah terjadinya kecelakaan susulan akibat tumpahan CPO yang licin.
“Begitu menerima laporan, anggota kami langsung mengamankan lokasi, mengatur arus lalu lintas, serta berkoordinasi dengan pihak terkait karena tumpahan CPO sangat berbahaya bagi pengguna jalan,” tambahnya.
Dalam insiden tersebut, pengemudi truk tangki CPO mengalami luka sobek pada bagian kaki kanan dan langsung mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, pengemudi dump truck serta dua pengemudi mobil Carry dilaporkan hanya mengalami luka lecet pada bagian tangan dan kaki.
Selain menimbulkan korban luka, kecelakaan ini juga mengakibatkan kerusakan cukup berat pada kendaraan yang terlibat. Tumpahan minyak CPO yang cukup banyak menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Raya Batang Tarang–Pontianak mengalami kemacetan panjang dari kedua arah.
Pada Rabu pagi, 14 Januari 2026, sekitar pukul 07.00 WIB, Satuan Lalu Lintas Polres Sanggau bersama Polsek Batang Tarang kembali melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurai kemacetan. Petugas pemadam kebakaran turut dikerahkan guna membersihkan tumpahan CPO dari badan jalan agar kondisi kembali aman dilalui.
Hingga laporan ini disusun, personel kepolisian masih berada di lokasi kejadian untuk memastikan jalan benar-benar steril serta melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut.
Penulis: Nv
Editor: Chairul
