Kasatpol PP Sambas Meninggal Dunia Saat Selamatkan Putranya Tenggelam di Pantai Temajuk
PONTIANAKMEREKAM.COM, SAMBAS – Sebuah tragedi memilukan terjadi di Pantai Temajuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Seorang pejabat publik, Kasatpol PP Kabupaten Sambas, meninggal dunia setelah berupaya menyelamatkan putranya yang tenggelam saat bermain di kawasan pantai yang ramai dikunjungi wisatawan.
Kejadian naas itu berlangsung pada sore hari ketika keluarga korban sedang berlibur di tepi Pantai Temajuk. Tanpa disangka, putra dari Kasatpol PP terpeleset dan tercebur ke ombak yang cukup kuat. Melihat putranya dalam kesulitan, sang ayah dengan naluri seorang orang tua langsung terjun untuk menolong, meskipun kondisi arus laut saat itu sedang tidak bersahabat.
Kedalaman air yang berubah cepat dan arus yang kuat membuat situasi menjadi genting. Kasatpol PP berupaya gigih mencapai putranya yang terseret ombak, namun dalam proses penyelamatan, sang pejabat justru mengalami kesulitan dan terseret arus. Upaya penyelamatan yang dilakukan dengan cepat itu kemudian berujung pada kejadian tragis, di mana ia kehabisan tenaga dan akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.
Saksi mata yang berada di tempat kejadian sempat melihat bagaimana sang pejabat berusaha mengatasi arus kuat demi menyelamatkan anaknya. Sorak penonton di pantai berubah menjadi suasana duka ketika petugas medis setempat menyatakan bahwa Kasatpol PP tidak berhasil diselamatkan.
Tim SAR dan sejumlah petugas dari instansi kepolisian serta TNI segera bergabung setelah laporan insiden diterima. Mereka melakukan evakuasi dan memberikan pertolongan sebanyak mungkin. Namun upaya itu tidak membuahkan hasil dan nyawa sang pejabat tidak dapat tertolong.
Keluarga korban yang berada di lokasi mengalami shock, sementara warga yang menyaksikan kejadian tersebut langsung memberikan dukungan moral. Warga setempat mengungkapkan rasa terkejut dan duka atas kejadian tragis itu, terutama karena korban dikenal sebagai sosok ramah dan berdedikasi tinggi dalam tugasnya sebagai Kasatpol PP.
Pimpinan dan rekan kerja dari Korps Polisi Pamong Praja Kabupaten Sambas menyampaikan turut berbela sungkawa mendalam atas kepergian Kasatpol PP. Mereka menyatakan bahwa almarhum adalah sosok yang berdedikasi dalam menjalankan tugas, serta sosok ayah yang sangat mencintai keluarganya.
Pihak keluarga meminta agar perhatian difokuskan pada proses pemulangan jenazah dan pemulihan kondisi emosional anggota keluarga yang ditinggalkan, terutama sang putra yang sempat menjadi korban dalam insiden ini. Masyarakat dan pejabat daerah pun ikut memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi pengunjung pantai dan keluarga yang melakukan aktivitas di air untuk tetap berhati-hati serta memperhatikan faktor keselamatan, terutama saat arus laut sedang kuat atau cuaca tidak bersahabat.
Aparat setempat menyatakan akan mengkaji ulang langkah mitigasi keselamatan di tempat wisata, termasuk patroli dan penyediaan rambu peringatan atau penjaga pantai demi mencegah peristiwa tragis serupa di kemudian hari.
Wafatnya Kasatpol PP Kabupaten Sambas saat menyelamatkan putranya meninggalkan duka mendalam di hati banyak pihak, baik keluarga, rekan kerja, maupun masyarakat luas. Ia dikenang sebagai seorang aparatur negara yang bertugas bukan hanya demi tugas profesi, tetapi juga demi keselamatan orang yang dicintainya.
Penulis: Nv
Editor: Chairul
