Kapolresta Pontianak Gelar Subuh Keliling Ramadan, Ajak Warga Jaga Keamanan dan Lawan Narkoba

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto saat Subuh Keliling Ramadan di Masjid Arafirul A’la Pontianak Timur

PONTIANAKMEREKAM.COM, PONTIANAK – Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si. memimpin program Subuh Keliling di Masjid Arafirul A’la, Jalan Rasuna Said Perumnas 3, Kelurahan Tanjung Hulu, Kecamatan Pontianak Timur, Sabtu pagi (28/2/2026).

Kegiatan yang dikenal dengan sebutan SULING ini dihadiri oleh jajaran kepolisian dari Polresta Pontianak, termasuk Kasat Narkoba, Kasi TIK, Kapolsek Pontianak Timur serta personel inti dari Polsek setempat. Inti kegiatan adalah salat Subuh berjemaah, dilanjutkan dengan dialog santai antara Kapolresta dan para jamaah, terutama membahas isu-isu aktual terkait keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang puasa berbuka.

Dalam sambutannya, Kapolresta Pontianak mengajak warga kota untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing. Upaya ini menurutnya sangat penting untuk mencegah berbagai bentuk tindak kejahatan, terlebih saat masyarakat sibuk menunaikan ibadah di masjid maupun aktivitas lain di luar rumah.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing, terutama saat melaksanakan ibadah di masjid, guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas,” ujar Kapolresta Pontianak.

Salah satu sorotan penting yang disampaikan adalah ancaman dari penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang yang dinilai semakin mengancam generasi muda di tengah dinamika sosial. Kapolresta menekankan pentingnya peran aktif orang tua, tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menjaga anak-anak dari pergaulan negatif dan godaan narkoba yang bisa merusak masa depan.

Tak hanya itu, sosok pimpinan Polresta ini juga mengingatkan warga tentang fenomena kenakalan remaja yang sering meningkat selama bulan Ramadan, seperti balap liar, penggunaan petasan berlebihan, atau perilaku tak tertib lainnya. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat patroli rutin guna menekan gejala gangguan keamanan ini.

Kegiatan Subuh Keliling ini bukan semata ritual keagamaan, tetapi menjadi ajang pendekatan humanis antara Polri dan masyarakat. Momen tersebut memberi ruang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada aparat keamanan, sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga suasana yang aman dan mendukung kenyamanan ibadah.

“Semoga melalui kegiatan seperti ini komunikasi antara Polri dan masyarakat terus terjalin dengan baik,” tambah Kapolresta, sembari berharap suasana Ramadan di Kota Pontianak berjalan penuh ketenangan dan kedamaian.

Program Subuh Keliling ini juga sejalan dengan strategi kepolisian di berbagai daerah dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama momen-momen penting, seperti yang juga diterapkan oleh Polsek Pontianak Timur dalam meningkatkan patroli di beberapa titik rawan menjelang waktu berbuka puasa.

Dengan semakin memperkuat jalinan komunikasi dan partisipasi aktif publik, harapannya keamanan sosial tetap terjaga, sekaligus memberi ruang bagi masyarakat menjalankan ibadah dan kehidupan sehari-hari secara aman dan nyaman sepanjang Ramadan.

Penulis: fz

Editor: Chairul

Iklan