Kapolres Kubu Raya Tegaskan Balap Liar Saat Ramadan Akan Ditindak Tegas
PONTIANAKMEREKAM.COM, KUBU RAYA – AKBP Kadek Ary Mahardika menegaskan aksi balap liar saat Ramadan akan ditindak tegas oleh jajaran Polres Kubu Raya guna memastikan kenyamanan masyarakat yang menjalankan ibadah puasa. Pernyataan ini disampaikan di tengah meningkatnya pengawasan pihak kepolisian terhadap titik-titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Balap liar yang biasanya muncul pada jam rawan menjelang sahur hingga setelah tarawih menjadi perhatian khusus karena dapat mengganggu kekhusyukan ibadah dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Untuk itu, Kapolres Kubu Raya telah menginstruksikan seluruh Kapolsek dan personel untuk aktif melakukan patroli terjadwal di ruas jalan yang sering dimanfaatkan oleh pelaku aksi balap liar.
Langkah ini merupakan bagian dari pengamanan menyeluruh menyambut bulan Ramadan 1447 Hijriah agar masyarakat dapat beribadah dan beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman tanpa gangguan aksi yang membahayakan keselamatan umum. Petugas tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga siap memberikan tindakan tegas sesuai ketentuan jika ditemukan pelanggaran yang mengancam ketertiban.
Polres Kubu Raya mengedepankan pendekatan preventif dan responsif dengan memperkuat patroli pada jam-jam dini hari dan malam hari. Titik-titik rawan seperti sepanjang jalan yang biasa dijadikan arena balap liar oleh kelompok remaja menjadi prioritas pengawasan. Upaya ini juga diimbangi dengan imbauan kepada orang tua untuk turut mengawasi aktivitas anak dan remaja agar tidak terlibat dalam aksi yang jelas berpotensi membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.
Patroli intensif tersebut juga sejalan dengan kekhawatiran warga setempat yang sering terganggu oleh suara knalpot bising dan kebut-kebutan di jalan umum saat malam Ramadan. Sejumlah laporan warga menyebutkan aksi ini bukan hanya sekadar gangguan, tetapi sudah mengarah pada risiko kecelakaan bahkan masalah sosial yang lebih luas jika tidak segera diantisipasi.
Kapolres menekankan bahwa penindakan tidak hanya bersifat represif, tetapi juga edukatif. Polisi berusaha memberi pemahaman kepada para remaja tentang bahaya aksi balap liar terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain, termasuk potensi tumbangnya kecelakaan yang merugikan keluarga serta masyarakat luas.
Pendekatan ini mendapatkan dukungan dari berbagai pihak di Kubu Raya, termasuk tokoh masyarakat yang berharap Ramadan menjadi momentum untuk meningkatkan ketertiban dan disiplin di kalangan generasi muda. Dengan sinergi aparat penegak hukum dan dukungan warga, Polres Kubu Raya optimis situasi kamtibmas dapat tetap aman sepanjang bulan suci, termasuk menjelang sahur dan setelah salat tarawih ketika aksi balap liar paling sering muncul.
Penulis: Nv
Editor: Chairul
