Viral di Medsos, Jalan Bedayan Sepauk Rusak Parah, Bupati Sintang Angkat Bicara
PONTIANAKMEREKAM.COM, SINTANG – Kondisi jalan di Desa Bedayan, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Jalan yang mengalami kerusakan parah itu bahkan menjadi bahan konten warga, termasuk anak-anak, yang memperlihatkan kondisi memprihatinkan di lokasi tersebut.
Viralnya video tersebut memicu perhatian berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah. Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, mengakui bahwa kondisi jalan di wilayah tersebut memang dalam keadaan rusak dan membutuhkan penanganan serius. Ia menyebut bahwa jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah kabupaten.
Menurutnya, meski awalnya viral karena konten yang dibuat masyarakat, fakta di lapangan memang menunjukkan kondisi jalan yang jauh dari kata layak. Hal ini kemudian mendorong pemerintah daerah untuk segera berkoordinasi dengan pihak terkait guna mencari solusi percepatan perbaikan.
Pemerintah Kabupaten Sintang pun telah berkomunikasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat. Dari hasil komunikasi tersebut, terdapat respons positif terkait kemungkinan penanganan jalan tersebut, termasuk peluang untuk masuk dalam program prioritas perbaikan infrastruktur.
Selain itu, pemerintah daerah juga diminta untuk menyiapkan berbagai dokumen pendukung, seperti peta jalan, panjang dan lebar ruas, serta rencana penanganan secara komprehensif. Hal ini menjadi salah satu syarat agar perbaikan dapat diusulkan melalui program nasional, seperti Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).
Menariknya, viralnya kondisi jalan tersebut justru menjadi pemicu percepatan perhatian dari pemerintah pusat. Bupati Sintang menyebut bahwa situasi yang awalnya memicu keluhan masyarakat kini berpotensi membawa dampak positif berupa bantuan perbaikan jalan.
Di sisi lain, fenomena ini juga menunjukkan kuatnya peran media sosial dalam menyuarakan kondisi di daerah. Konten yang dibuat masyarakat, meski sederhana, mampu menarik perhatian publik hingga pemerintah untuk segera merespons permasalahan yang ada.
Meski demikian, masyarakat masih berharap agar proses perbaikan dapat segera direalisasikan. Jalan yang rusak tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi dan keselamatan pengguna jalan.
Kasus Jalan Bedayan Sepauk ini menjadi contoh bagaimana perhatian publik dan respons pemerintah dapat berjalan beriringan. Dengan adanya tindak lanjut yang jelas, diharapkan kondisi infrastruktur di wilayah tersebut dapat segera membaik dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Penulis: fz
Editor: Chairul
