Pelatih Iran Waspadai Atmosfer dan Motivasi Tinggi Indonesia di Final Piala Asia Futsal
PONTIANAKMEREKAM.COM, JAKARTA – Menjelang laga final Piala Asia Futsal 2026 yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Iran, pelatih Iran Vahid Shamsaee menyatakan kewaspadaannya terhadap motivasi dan semangat tinggi tim tuan rumah yang menurutnya dapat menjadi ancaman serius dalam pertandingan puncak tersebut.
Iran, sebagai tim yang sangat dominan di ajang ini dengan sejarah panjang juara, sejatinya menjadi unggulan kuat untuk meraih gelar ke-14 dalam sejarah mereka. Namun, Shamsaee mengakui bahwa kekuatan atmosfer suporter Indonesia di Indonesia Arena serta motivasi besar para pemain Garuda menjadikan pertandingan final ini jauh dari sekadar formalitas kemenangan.
“Indonesia punya semangat dan dukungan dari penonton yang luar biasa. Mereka mampu mengejutkan tim besar seperti Jepang di semifinal, jadi kami tidak bisa meremehkan apapun,” ucap Shamsaee dalam jumpa pers pra-pertandingan, merujuk pada kemenangan Indonesia atas Jepang di semifinal.
Sebelumnya, Indonesia membuat sejarah dengan menyingkirkan Jepang 5-3 di semifinal dan melaju ke final untuk pertama kalinya. Bagi Iran, yang selama ini dikenal sebagai kekuatan futsal Asia, ini adalah tantangan berbeda di luar catatan statistik yang mereka pegang.
Tak hanya soal statistik, atmosfer dukungan suporter juga menjadi variabel penting menurut pelatih Iran. Media dari negara tersebut bahkan sempat menyoroti kemungkinan “teror suporter Indonesia” yang bisa mengubah ritme permainan jika tim Iran tidak fokus.
Sementara itu, pelatih Indonesia Hector Souto justru menyebut bahwa tekanan lebih besar justru dirasakan oleh Iran karena status mereka sebagai penguasa turnamen, sementara Indonesia tampil tanpa beban di laga final.
Pertandingan puncak Piala Asia Futsal 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (7/2/2026) malam di Indonesia Arena, Jakarta, di mana kedua tim akan bersaing keras untuk gelar juara.
