PONTIANAKMEREKAM.COM, MEMPAWAH – Sebuah insiden kebakaran menghanguskan dua unit rumah warga di Desa Sungai Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, pada Senin siang. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kapolsek Sungai Pinyuh, AKP Setyadi, membenarkan adanya peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.45 WIB. Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 15.30 WIB setelah upaya pemadaman dilakukan oleh warga bersama petugas pemadam kebakaran.

“Benar, telah terjadi kebakaran dua unit rumah warga di Desa Sungai Purun Kecil. Laporan masuk sekitar pukul 14.45 WIB dan api dapat dikendalikan sekitar pukul 15.30 WIB,” ujar AKP Setyadi saat dikonfirmasi.

Dua rumah yang terdampak dalam kejadian tersebut diketahui milik Tjung Miau Fin (60) dan Tjung Cin Min (65). Kedua bangunan rumah tersebut berdiri berdekatan, sehingga api dengan cepat merambat dari satu bangunan ke bangunan lainnya.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kebakaran pertama kali diketahui oleh Febry (30), yang saat itu sedang berada di dalam rumah milik korban kedua. Ia melihat kepulan asap tebal yang muncul dari bagian belakang rumah korban pertama, tepatnya dari area dapur.

Melihat kondisi tersebut, saksi segera keluar rumah dan memastikan sumber asap. Setelah yakin telah terjadi kebakaran, saksi langsung menghubungi pemilik rumah serta ketua RT setempat untuk meminta bantuan.

“Saksi kemudian menghubungi pemilik rumah dan ketua RT. Warga sekitar bersama ketua RT berupaya melakukan pemadaman secara manual sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran,” jelas Kapolsek.

Warga sekitar berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, seperti ember dan selang air, guna mencegah api meluas ke rumah-rumah lain yang berada di sekitar lokasi kejadian. Namun, besarnya kobaran api membuat upaya manual tersebut tidak maksimal.

Tak berselang lama, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman intensif. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar 45 menit kemudian, sehingga kebakaran tidak merembet ke bangunan lainnya.

Meski tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini, kedua rumah mengalami kerusakan cukup parah. Sebagian besar bangunan dan barang-barang berharga milik korban tidak dapat diselamatkan.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Namun, dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik yang berasal dari bagian dapur rumah korban pertama.

Kapolsek Sungai Pinyuh mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman serta tidak meninggalkan peralatan memasak tanpa pengawasan.

“Kami mengingatkan warga agar rutin memeriksa instalasi listrik dan lebih berhati-hati dalam penggunaan api maupun peralatan elektronik guna mencegah kejadian serupa,” pungkasnya.

Penulis: Nv

Editor: Chairul

Iklan

Banner BlogPartner Backlink.co.id Seedbacklink