Ahli Ungkap Dermaga Feri Bardan–Siantan Sudah Membahayakan, Struktur Alami Kerusakan Serius
PONTIANAKMEREKAM.COM, PONTIANAK – Kondisi dermaga feri Bardan–Siantan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, dinilai sudah membahayakan dan tidak layak digunakan. Hal ini diungkapkan oleh ahli teknik yang menyoroti adanya kerusakan serius pada sejumlah bagian penting struktur dermaga tersebut.
Dari hasil kajian teknis, kerusakan tidak hanya terjadi pada bagian permukaan, tetapi juga menyasar struktur utama yang berfungsi menopang kekuatan dermaga. Beberapa komponen penting seperti pondasi dan penahan beban dilaporkan mengalami penurunan kualitas yang signifikan.
Ahli teknik menjelaskan bahwa kerusakan tersebut berpotensi mengganggu stabilitas dermaga, terutama saat digunakan untuk aktivitas bongkar muat kendaraan dan penumpang. Jika tetap dipaksakan beroperasi, kondisi ini dinilai berisiko tinggi terhadap keselamatan pengguna jasa penyeberangan.
Selain itu, bagian movable bridge atau jembatan penghubung antara kapal dan dermaga juga mengalami korosi parah. Komponen ini memiliki peran vital dalam proses naik turun kendaraan, sehingga kerusakannya dapat meningkatkan potensi kecelakaan.
Faktor usia menjadi salah satu penyebab utama kerusakan pada dermaga tersebut. Dengan masa operasional yang telah berlangsung lebih dari dua dekade, struktur dermaga mengalami penurunan daya tahan akibat paparan lingkungan dan beban penggunaan yang terus meningkat.
Ahli juga menyoroti pentingnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi dermaga sebelum kembali dioperasikan. Perbaikan yang bersifat sementara dinilai tidak cukup untuk menjamin keamanan, sehingga diperlukan penanganan yang lebih komprehensif.
Sementara itu, pemerintah daerah bersama instansi terkait telah mengambil langkah dengan menghentikan sementara operasional dermaga. Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya insiden yang dapat membahayakan masyarakat.
Penutupan sementara ini diharapkan menjadi momentum untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh. Pemerintah juga diminta segera merumuskan langkah strategis agar fasilitas penyeberangan tersebut dapat kembali berfungsi dengan aman di masa mendatang.
Kondisi dermaga feri Bardan–Siantan ini menjadi perhatian serius, mengingat perannya yang penting dalam mendukung mobilitas masyarakat di Kota Pontianak. Dengan penanganan yang tepat, diharapkan fasilitas tersebut dapat kembali digunakan tanpa mengorbankan keselamatan pengguna.
Penulis: fz
Editor: Chairul
