Cara Cepat Tidur Nyenyak dalam 2 Menit dengan Teknik Pernapasan Box Breathing
PONTIANAKMEREKAM.COM, PONTIANAK – Sulit tidur di malam hari masih menjadi keluhan banyak orang, terutama di tengah tekanan aktivitas dan paparan gawai yang berlebihan. Namun, ada metode sederhana yang diklaim dapat membantu tubuh masuk ke fase relaksasi dan tertidur lebih cepat, bahkan hanya dalam waktu sekitar dua menit. Teknik tersebut dikenal dengan box breathing.
Box breathing merupakan teknik pernapasan terstruktur yang awalnya digunakan oleh personel militer dan atlet untuk mengendalikan stres serta menenangkan sistem saraf. Kini, teknik ini semakin populer sebagai salah satu cara alami untuk membantu mengatasi gangguan tidur ringan.
Teknik ini bekerja dengan cara menyeimbangkan ritme napas dan menurunkan aktivitas sistem saraf simpatik, yaitu sistem yang aktif saat tubuh berada dalam kondisi waspada atau tertekan. Ketika pernapasan menjadi teratur dan dalam, tubuh akan merespons dengan menurunkan detak jantung serta tekanan darah, sehingga lebih siap untuk beristirahat.
Cara melakukan box breathing terbilang sederhana dan bisa dilakukan di mana saja, termasuk saat berbaring di tempat tidur sebelum tidur malam. Langkah-langkahnya dimulai dengan menarik napas perlahan melalui hidung selama empat detik. Setelah itu, napas ditahan selama empat detik berikutnya.
Tahap selanjutnya adalah menghembuskan napas secara perlahan melalui mulut selama empat detik. Setelah napas keluar sepenuhnya, jeda kembali selama empat detik sebelum memulai siklus berikutnya. Pola empat detik di setiap tahap inilah yang membentuk konsep “kotak” atau box.
Satu siklus box breathing biasanya memakan waktu sekitar 16 detik. Untuk mendapatkan efek relaksasi maksimal, teknik ini disarankan dilakukan selama empat hingga enam siklus berturut-turut. Dalam praktiknya, banyak orang mulai merasakan kelopak mata menjadi berat dan tubuh lebih rileks hanya dalam beberapa menit.
Selain membantu mempercepat waktu tidur, box breathing juga dinilai bermanfaat untuk menurunkan kecemasan, meredakan ketegangan otot, serta meningkatkan kualitas tidur secara keseluruhan. Teknik ini tidak melibatkan obat atau alat bantu, sehingga relatif aman dilakukan oleh siapa saja.
Meski demikian, box breathing lebih efektif untuk kondisi sulit tidur ringan yang dipicu oleh stres atau pikiran yang terlalu aktif. Apabila gangguan tidur berlangsung dalam jangka panjang atau disertai keluhan medis tertentu, pemeriksaan lebih lanjut ke tenaga kesehatan tetap disarankan.
Agar hasilnya optimal, box breathing sebaiknya dilakukan di lingkungan yang tenang dengan posisi tubuh nyaman. Mengurangi cahaya, mematikan notifikasi ponsel, serta menjaga suhu kamar tetap sejuk juga dapat membantu tubuh lebih cepat memasuki fase tidur.
Dengan latihan yang rutin, teknik pernapasan ini dapat menjadi kebiasaan positif sebelum tidur. Selain membantu tidur lebih cepat, box breathing juga berpotensi meningkatkan kualitas istirahat, sehingga tubuh terasa lebih segar saat bangun keesokan harinya.
Penulis: Nv
Editor: Chairul
