Bundaran Gaforaya Diresmikan, Simbol Kolaborasi Pemkab Kubu Raya dan Dunia Usaha
PONTIANAKMEREKAM.COM, KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, meresmikan Bundaran Gaforaya di Jalan Arteri Supadio pada malam pergantian Tahun Baru 2026, Rabu (31/12/2025). Peresmian ini menandai hadirnya ikon baru daerah sekaligus simbol kolaborasi pemerintah daerah dan dunia usaha dalam pembangunan Kabupaten Kubu Raya.
Sujiwo mengapresiasi kontribusi pelaku usaha yang terlibat dalam pembangunan bundaran tersebut. Menurutnya, sinergi pemerintah dan sektor swasta menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan tanpa membebani anggaran daerah.
“Bundaran Gaforaya ini menjadi monumen kepercayaan dunia usaha kepada pemerintah daerah Kabupaten Kubu Raya. Kami berkomitmen penuh menjaga iklim investasi yang sah, legal, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara,” ujar Sujiwo pada saat peresmian bundaran Gaforaya.
Ia menjelaskan, Gaforaya merupakan singkatan dari Gaya 4 Point Astra dan Yamaha, empat perusahaan di kawasan tersebut yang berkontribusi langsung dalam pembangunan. Seluruh pendanaan dilakukan tanpa menggunakan APBD dan disalurkan langsung kepada pelaksana dengan prinsip transparansi.
Bundaran Gaforaya mengusung filosofi Benteng Mangrove sebagai simbol pelestarian alam dan pengabdian, serta Tunas Kelapa yang melambangkan harapan dan kemanfaatan bagi masyarakat. Monumen setinggi 20,7 meter ini merepresentasikan tahun berdirinya Kabupaten Kubu Raya, 2007, dengan tujuh benteng dan 17 taman kecil yang mencerminkan tanggal pembentukan daerah.
Ke depan, Bundaran Gaforaya akan difungsikan sebagai ruang publik. Penyelesaian akhir ditargetkan rampung dalam satu hingga satu setengah bulan, dengan pengaturan lalu lintas dan fasilitas pendukung yang telah dikoordinasikan bersama instansi terkait.