BMKG: Cuaca Kalbar Didominasi Berawan, Hujan Ringan Masih Berpotensi di Sejumlah Wilayah
PONTIANAKMEREKAM.COM, PONTIANAK – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio kembali merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) yang berlaku mulai Minggu (8/2) pukul 07.00 WIB hingga Senin (9/2) pukul 07.00 WIB. Berdasarkan data resmi, mayoritas kabupaten dan kota di Kalbar diprediksi mengalami cuaca berawan hingga berawan tebal sepanjang hari, namun potensi hujan ringan hingga sedang tetap ada, khususnya pada siang hingga sore hari.
Wilayah pedalaman seperti Ketapang, Sintang, Kapuas Hulu, Sekadau, dan Melawi diperkirakan memiliki peluang lebih tinggi untuk diguyur hujan ringan hingga sedang. Sementara sebagian daerah pesisir dan perkotaan — termasuk Kubu Raya, Pontianak, Mempawah, Sambas, dan Bengkayang — cenderung berawan dengan peluang hujan relatif lebih kecil.
Cuaca berawan ini sejalan dengan pola pengamatan BMKG sepanjang pekan, di mana kondisi cerah berawan sempat mendominasi beberapa hari sebelumnya. Meski demikian, hujan ringan tetap terpantau mengintai wilayah tertentu di siang hingga sore hari.
Menurut laporan terbaru, suhu udara di Kalbar berkisar antara ±19–33 °C dengan tingkat kelembaban yang cukup tinggi, yakni antara 50–100 persen. Kecepatan angin juga dicatat berada pada kisaran normal, yaitu sekitar 12–30 km/jam, yang berpotensi memicu perubahan cuaca secara tiba-tiba di luar perkiraan.
BMKG mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan, para pelaku perjalanan, serta sektor pertanian yang sangat bergantung pada kondisi cuaca. Perubahan cuaca mendadak, genangan, hingga potensi hujan di siang atau sore hari harus diperhatikan agar masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas harian dengan prediksi cuaca terbaru.
Warga juga disarankan untuk memantau informasi cuaca terkini secara berkala melalui kanal resmi BMKG Kalimantan Barat atau aplikasi Info BMKG agar dapat merencanakan jadwal kegiatan dengan lebih aman dan efektif.
Fenomena cuaca seperti ini bukan hal luar biasa mengingat wilayah Kalbar berada di area tropis yang cenderung memiliki variasi hujan dan berawan hampir setiap hari. Tingginya kelembaban udara serta pergerakan angin sering kali menyebabkan potensi hujan tetap hadir meskipun secara umum kondisi terlihat cerah.
Dengan pola seperti ini, sebagian masyarakat yang merencanakan kegiatan luar ruang di akhir pekan atau awal pekan ini diimbau menyiapkan perlindungan seperti payung atau jas hujan ringan, sekaligus selalu mengecek ulang prakiraan cuaca sebelum berangkat. Perubahan cuaca di wilayah tropis bisa terjadi dengan cepat, terutama saat memasuki fase pergantian musim atau ketika lapisan awan berkembang pesat di siang hari.
Penulis: Nv
Editor: Chairul
