Sekda Pontianak: Disiplin dan Menahan Diri dalam Puasa Relevan untuk ASN

Sekda Pontianak: Disiplin dan Menahan Diri dalam Puasa Relevan untuk ASN. FOTO ISTIMEWA

PONTIANAKMEREKAM.COM, PONTIANAK – Disiplin dan menahan diri dalam puasa relevan untuk ASN, demikian ditegaskan Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah. Ia menyampaikan bahwa ibadah puasa bukan hanya kewajiban spiritual, tetapi juga sarana pembinaan karakter yang berdampak langsung pada profesionalisme aparatur sipil negara dalam menjalankan tugasnya.

Dalam kesempatan usai salat zuhur berjamaah di Masjid Al Khalifah, Kompleks Kantor Wali Kota Pontianak, Amirullah mengingatkan bahwa disiplin yang dilatih selama Ramadan seharusnya tercermin dalam etos kerja ASN. Menurutnya, keberhasilan dalam tugas pemerintahan tidak terlepas dari konsistensi, komitmen, dan kesungguhan dalam melayani masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa puasa mengajarkan ketepatan waktu, tanggung jawab, serta kesabaran. Nilai-nilai tersebut sangat penting dalam mendukung kinerja birokrasi modern yang menuntut pelayanan cepat, tepat, dan profesional. Tanpa disiplin, target kerja sulit tercapai dan kepercayaan publik dapat menurun.

Selain disiplin, kemampuan menahan diri juga menjadi pesan utama. Menahan diri bukan hanya dari lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga lisan, emosi, serta sikap, termasuk dalam penggunaan media sosial. Di era digital, ASN dituntut bijak agar tidak memicu polemik yang dapat merugikan institusi.

Amirullah menilai Ramadan sebagai momentum refleksi sekaligus penguatan integritas. Jika disiplin dan pengendalian diri benar-benar diterapkan, ASN tidak hanya menjadi pelayan publik yang profesional, tetapi juga figur yang mampu menjaga etika dan moral dalam setiap keputusan.

Ia berharap nilai-nilai puasa tidak berhenti saat Ramadan usai. Disiplin dan kemampuan menahan diri harus menjadi budaya kerja berkelanjutan di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak. Dengan begitu, kualitas pelayanan publik dapat terus meningkat sejalan dengan harapan masyarakat.

Bagi Amirullah, puasa adalah latihan penguatan karakter. Ketika disiplin dan pengendalian diri terbentuk, ASN akan lebih siap menghadapi tantangan tugas serta dinamika pelayanan yang semakin kompleks. Nilai-nilai itulah yang diyakini mampu memperkokoh fondasi integritas dan profesionalisme aparatur.

Penulis: Nv

Editor: Chairul

Iklan