PONTIANAKMEREKAM.COM, PONTIANAK – Ramadan 1447 Hijriah atau Ramadan 2026 telah dimulai dan umat Muslim di seluruh dunia kembali menjalankan ibadah puasa dari waktu fajar hingga maghrib. Meski ibadahnya sama, durasi puasa harian di berbagai negara sangat berbeda-beda, tergantung posisi geografis setiap wilayah serta panjang waktu siang hari di daerah tersebut.

Berdasarkan informasi terbaru, durasi rata-rata puasa di Indonesia pada Ramadan 2026 diperkirakan berlangsung sekitar 13–14 jam per hari. Ini masih termasuk sedang dibandingkan beberapa negara lain yang waktu puasanya jauh lebih panjang.

🌍 Faktor Perbedaan Lama Puasa

Perbedaan durasi puasa yang signifikan antarnegara terutama dipengaruhi oleh letak geografis dan garis lintang suatu negara. Negara yang berada dekat dengan garis khatulistiwa, seperti Indonesia, cenderung memiliki durasi puasa yang seimbang sekitar 12–14 jam setiap harinya sepanjang Ramadan. Sementara itu, negara yang terletak lebih jauh dari khatulistiwa, terutama di belahan bumi utara, akan mengalami siang hari yang lebih panjang sehingga waktu puasanya menjadi lebih lama.

🕰️ Negara dengan Lama Puasa Terlama 2026

Meski daftar resmi lengkap setiap negara belum dipublikasikan sumber global, berbagai estimasi menunjukkan bahwa negara-negara di lintang tinggi memiliki waktu puasa terpanjang setiap hari selama Ramadan 2026. Beberapa di antaranya adalah:

  • Greenland (beberapa wilayah): bahkan bisa mendekati 20 jam lebih karena siang hari yang sangat panjang.

  • Norwegia bagian utara: lebih dari 16 jam per hari.

  • Swedia & Finlandia utara: di atas 16 jam durasi puasa.

  • Christchurch, Selandia Baru: sekitar 15 jam 22 menit.

  • Puerto Montt, Chile: sekitar 15 jam 13 menit.

Negara-negara lain di belahan bumi selatan seperti Argentina dan Uruguay juga mengalami durasi puasa panjang sekitar 14-15 jam, meskipun cenderung sedikit lebih pendek dari kawasan utara ekstrem karena letaknya lebih dekat ke khatulistiwa saat Februari–Maret.

📊 Durasi Puasa di Indonesia

Sementara itu, posisi Indonesia yang geografisnya dekat garis khatulistiwa membuat durasi puasa cenderung seimbang dibandingkan kawasan ekstrem. Sebuah perbandingan durasi puasa oleh kota-kota di dunia menunjukkan bahwa durasi puasa di Jakarta berkisar sekitar 13 jam 16 menit pada waktu tertentu di Ramadan 2026, menjadikannya lebih pendek dibanding banyak negara utara, tetapi lebih panjang dibanding sejumlah kota tropis lain.

Indonesia, dalam peringkat durasi puasa dunia, tidak termasuk yang terlama maupun yang tergolong paling singkat. Durasi antara 13–14 jam ini membuat aktivitas ibadah tetap dapat dijalankan secara nyaman tanpa ekstrem panjang siang hari.

🧭 Kenapa Lama Puasa Berbeda Antarnegar

Perbedaan durasi puasa antarnegara satu dengan yang lain sepenuhnya mengikuti waktu terbit fajar hingga waktu terbenam matahari di lokasi tersebut. Negara yang berada di lintang utara sangat luas siang harinya ketika Ramadan jatuh dekat musim semi, sehingga puasa bisa mencapai belasan jam lebih dari 16 jam. Sebaliknya, negara tropis sekalipun yang dekat khatulistiwa cenderung stabil dalam rentang 12-14 jam.

Penulis: fz

Editor: Chairul

Iklan