Polres Kubu Raya Rilis Pengungkapan Kasus Awal 2026, Narkotika hingga Curanmor Dibongkar

Polres Kubu Raya Ungkap Kasus Narkotika, Curanmor, serta Klarifikasi Isu Viral di Rilis Awal 2026

PONTIANAKMEREKAM.COM, KUBU RAYA – Jajaran Polres Kubu Raya kembali menunjukkan komitmen mereka dalam menegakkan hukum dan mengungkap sejumlah kasus kriminal sejak awal 2026. Dalam rilis yang digelar di Mapolres setempat, Rabu siang, pihak kepolisian merincikan berbagai pengungkapan dari periode Januari hingga pertengahan Februari, termasuk peredaran narkotika, pencurian kendaraan bermotor, hingga sejumlah kasus yang masih dalam tahap penyelidikan.

Kapolres Kubu Raya menyampaikan bahwa rilis ini menjadi salah satu bentuk keterbukaan kepada publik sekaligus upaya mendukung situasi keamanan yang kondusif, terutama menjelang perayaan Imlek dan bulan suci Ramadan. Dalam kesempatan itu, tim mengulas hasil penanganan beberapa kasus yang menjadi perhatian masyarakat.

Salah satu fokus utama adalah pengungkapan peredaran narkotika melalui jasa ekspedisi. Satresnarkoba Polres Kubu Raya bekerja sama dengan TNI dan Bea Cukai berhasil menyita 11 paket berisi sabu dan ekstasi. Total barang bukti yang diamankan memiliki berat yang diperkirakan bisa merusak ratusan orang apabila beredar di masyarakat. Upaya ini menjadi bukti sinergi antar aparat dalam memberantas peredaran obat terlarang di wilayah ini.

Tidak hanya narkotika, jajaran kepolisian juga berhasil mengungkap sejumlah kasus penganiayaan dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah Sungai Raya. Beberapa tersangka telah diamankan dan proses hukum berjalan lebih lanjut sesuai aturan yang berlaku. Langkah ini dinilai efektif dalam menekan angka kriminalitas di tengah masyarakat.

Dalam rilis tersebut disebutkan pula bahwa kasus penemuan jenazah bayi di perairan Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Batu Ampar masih dalam penyelidikan intensif petugas. Polisi terus melakukan pemeriksaan dan pengumpulan bukti untuk mengungkap motif serta kronologi peristiwa tragis itu demi mendapatkan keadilan bagi korban.

Tak hanya memaparkan kasus baru, Kapolsek Batu Ampar turut meluruskan isu lama yang sempat viral di media sosial. Ia menjelaskan bahwa cerita yang berkembang sebagian adalah peristiwa lama yang sudah melalui proses hukum sejak 2004. Ia menegaskan masyarakat sebaiknya tidak mudah terpengaruh dengan informasi yang belum melalui klarifikasi resmi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Laporan rilis ini juga menunjukkan tren penurunan angka kriminalitas dibandingkan periode sebelumnya. Pihak kepolisian menilai ini merupakan dampak sinergitas aparat dengan masyarakat melalui pos kamling, sistem patroli, dan pelibatan masyarakat dalam menjaga lingkungannya masing-masing.

Kapolres Kubu Raya mengimbau masyarakat untuk tetap proaktif melaporkan kejadian mencurigakan di lingkungan sekitar. Informasi sekecil apa pun sangat berarti dalam upaya pencegahan dan pemberantasan kejahatan. “Kerja sama yang baik antara masyarakat dan kepolisian adalah kunci keamanan di lingkungan kita,” tegasnya dalam paparan.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus melakukan upaya represif dan preventif sekaligus memberikan rasa aman bagi warga. Dengan pengungkapan kasus yang dilakukan secara transparan, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum tetap terjaga dan situasi keamanan tetap kondusif.

Penulis: Nv

Editor: Chairul

Iklan