Perayaan Imlek & Cap Go Meh 2026 di Singkawang Resmi Dibuka, Ribuan Pengunjung Tumpah Ruah

Ribuan pengunjung memadati Singkawang saat pembukaan Imlek dan Cap Go Meh 2026 (lip)

PONTIANAKMEREKAM.COM, SINGKAWANG – Kota berjuluk “Kota Seribu Kelenteng” kembali memukau publik dengan pembukaan resmi perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026 yang berlangsung meriah dan penuh warna. Ribuan pengunjung memadati pusat kota dan kawasan acara sejak pagi hingga malam, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap rangkaian festival budaya tahunan ini.

Suasana terlihat semakin hidup saat upacara pembukaan resmi digelar di area utama perayaan. Wali Kota serta pejabat daerah turut menghadiri acara yang menjadi salah satu simbol tradisi etnis Tionghoa terbesar di Kalimantan Barat ini. Lantunan musik tradisional berpadu dengan aroma dupa dan dekorasi merah yang dominan membuat nuansa khas Imlek begitu terasa.

Rangkaian Imlek dan Cap Go Meh 2026 Singkawang menghadirkan berbagai atraksi budaya yang menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara. Salah satu daya tarik utama adalah pertunjukan barongsai dan atraksi naga raksasa, yang membentuk koreografi kreatif serta atraktif di sepanjang jalan yang dipenuhi pengunjung.

Di antara kerumunan warga dan wisatawan, terlihat beragam aktivitas kuliner lokal yang turut memeriahkan suasana. Stand makanan khas seperti kue keranjang, pempek Singkawang, hingga hidangan khas Kalbar berhasil menarik selera para pengunjung. Kehadiran UMKM lokal juga memberi ruang bagi pelaku usaha untuk menunjukkan produk terbaik mereka.

Kapolres setempat memastikan bahwa pengamanan acara berjalan dengan baik. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiagakan personel di titik-titik strategis untuk membantu kelancaran arus wisatawan, baik yang datang dari dalam Kalbar maupun luar provinsi. Koordinasi bersama petugas kesehatan dan dinas terkait juga dilakukan untuk menjamin kenyamanan semua pihak yang hadir.

Salah satu momen yang paling dinanti adalah pertunjukan kembang api spektakuler yang akan menghiasi langit Singkawang pada malam hari. Lampu-lampu warna warni dan bunyi meriah diprediksi akan menjadi puncak acara yang menyedot perhatian seluruh pengunjung.

Para wisatawan yang hadir menyampaikan kekaguman atas kekayaan budaya dan energi positif yang terpancar dari perayaan ini. “Ini pengalaman luar biasa. Energi budaya di sini membuat semua orang ikut terlibat. Kami datang dari luar kota dan tidak mau melewatkan tradisi ini,” ujar salah satu pengunjung dari luar Kalbar.

Selain atraksi budaya, kegiatan sosial seperti pembagian angpao dan bazar murah juga turut digelar untuk menyemarakkan Imlek dan Cap Go Meh. Tujuan kegiatan ini tak hanya sekadar hiburan, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antarwarga dari beragam latar belakang.

Pejabat daerah menekankan bahwa kegiatan Imlek dan Cap Go Meh Singkawang bukan hanya perayaan keagamaan atau kebudayaan semata, tetapi juga menjadi ikon wisata budaya Kalimantan Barat yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Dampak ekonomi dari festival ini diperkirakan sangat signifikan, terutama bagi para pelaku usaha kecil, perhotelan, dan sektor pariwisata lainnya.

Rangkaian Imlek dan Cap Go Meh akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan berbagai agenda seperti pawai budaya, lomba barongsai antar komunitas, pertunjukan kesenian tradisional, dan pagelaran seni kontemporer. Pemerintah daerah berharap bahwa gelaran ini dapat terus berkembang dan menjadi daya tarik tahunan yang semakin dikenal luas.

Dengan ribuan pengunjung yang membanjiri Singkawang pada pembukaan, ekspektasi tinggi pun mengiringi gelaran budaya terbesar ini, menunjukkan bahwa tradisi lokal mampu terus hidup dan semakin relevan di tengah dinamika modern.

Penulis: fz

Editor: Chairul

Iklan