Lokasoka membagikan insight pasar kepada perusahaan dan klien korporasi bahwa tren hampers Lebaran 2026 bergeser dari sekadar hadiah musiman menjadi media komunikasi brand dan relationship marketing; perubahan gaya hidup dan ekspektasi penerima mendorong kebutuhan hampers yang lebih personal, estetik, dan berbasis experience, karena nilai hampers kini diukur dari dampaknya pada brand recall dan hubungan jangka panjang; melalui pengamatan tren klien dan data pertumbuhan industri gifting global, disampaikan bahwa perusahaan sebaiknya memilih custom dan curated hampers dengan pendekatan personalisasi, seperti kategori spiritual essentials, artisan food & beverage, serta wellness & relaxation, agar pesan brand tersampaikan lebih relevan dan berkesan.

JAKARTA, 12 Februari 2026 – Dinamika gaya hidup modern dan perubahan pola komunikasi brand mendorong transformasi signifikan dalam industri hampers Lebaran.  Pada 2026, kebutuhan akan hampers Lebaran kekinian semakin menguat, seiring meningkatnya ekspektasi penerima terhadap aspek personalisasi, estetika, dan pengalaman yang menyertai sebuah hadiah.

Hampers Lebaran kini tidak lagi diposisikan semata sebagai simbol silaturahmi musiman. Dalam konteks profesional dan korporasi, hampers berkembang menjadi medium komunikasi nilai, representasi brand, sekaligus touchpoint emosional yang memperkuat hubungan jangka panjang. 

Pergeseran ini mendorong permintaan terhadap custom hampers Lebaran yang lebih terkurasi dan relevan dengan karakter penerima.

Berdasarkan pengamatan Lokasoka terhadap tren permintaan klien korporasi, manfaat hampers Lebaran kekinian tidak lagi hanya diukur dari nilai produk, melainkan dari kemampuannya membangun brand recall, menciptakan pengalaman positif, dan menunjukkan perhatian yang autentik.

Preferensi Pasar Bergeser ke Hampers Lebaran Terkurasi dan Berbasis Experience

Dalam lanskap hampers Lebaran 2026, preferensi pasar menunjukkan pergeseran ke arah hampers yang lebih terkurasi, personal, dan memiliki nilai experience. 

Lokasoka mencatat bahwa perusahaan kini cenderung memilih hampers yang mampu mencerminkan gaya hidup dan nilai yang sedang berkembang di kalangan penerima.

Laporan Global Gifting Market Report menunjukkan bahwa industri gifting global diproyeksikan tumbuh lebih dari 6% per tahun hingga 2028, dengan peningkatan signifikan pada segmen personalized gifting. 

Sementara itu, laporan industri gifting Asia Pasifik menunjukkan bahwa lebih dari 70% perusahaan kini memanfaatkan corporate gifting sebagai strategi relationship marketing, dengan fokus pada personalisasi dan pengalaman penerima.

Sejumlah kategori hampers berikut menjadi pilihan utama karena dinilai mampu menjawab kebutuhan pasar yang semakin selektif.

Spiritual Essentials Hampers

Kategori ini berkembang dari konsep hampers alat ibadah konvensional menjadi spiritual essentials hampers yang dikemas dengan lebih modern dan eksklusif.

Isi seperti sajadah premium, mukena atau sarung dengan desain kontemporer, tasbih, hingga Al-Qur’an dengan tampilan elegan diposisikan sebagai simbol refleksi, doa, dan ketenangan di momen Lebaran.

Pendekatan ini membuat hampers spiritual tidak hanya bermakna secara religius, tetapi juga relevan secara estetika dan gaya hidup.

Artisan Hampers

Untuk kategori makanan dan minuman, pasar bergerak ke arah gourmet dan artisan hampers. Berbeda dengan hampers makanan dan minuman konvensional, hampers ini lebih menekankan kualitas, kurasi, dan cerita produk. 

Beberapa isi yang paling banyak diminati antara lain kue kering premium, artisan tea, specialty coffee, atau madu artisan.

Dengan kemasan yang dirancang secara eksklusif, hampers jenis ini dipandang mampu menghadirkan pengalaman menerima hadiah yang lebih berkelas dengan tetap fleksibel untuk diberikan kepada berbagai segmen penerima.

Wellness & Relaxation Hampers

Kesadaran akan keseimbangan hidup dan self-care mendorong pertumbuhan signifikan pada kategori wellness dan relaxation hampers. 

Isinya cenderung dipilih sebagai representasi perhatian terhadap kesehatan fisik dan mental  seperti reed diffuser, aromatherapy, atau perlengkapan relaksasi dan self-care lainnya.

Kategori ini semakin diminati karena sangat mencerminkan tren gaya hidup modern.

Lokasoka Perkenalkan “Art of Giving” sebagai Respons Tren 2026

Menjawab perubahan preferensi pasar tersebut, Lokasoka menghadirkan koleksi hampers Lebaran 2026 bertajuk “Art of Giving”. Konsep ini mengedepankan pendekatan bahwa proses memberi bukan sekadar tentang isi hadiah, melainkan tentang cerita, nilai, dan pengalaman yang ingin disampaikan.

“Kami melihat pergeseran signifikan di mana perusahaan tidak lagi sekadar membeli hampers, tetapi merancang pengalaman memberi. Karena itu, kami menghadirkan “Art of Giving” yang dirancang dengan menggabungkan personalisasi, kualitas terbaik, dan fleksibilitas dalam satu ekosistem terintegrasi,” ujar perwakilan manajemen Lokasoka.

Melalui konsep ini, Lokasoka menyediakan solusi custom hampers Lebaran premium dengan sistem mix and match yang memungkinkan penyesuaian kategori hampers, desain dan jenis packaging eksklusif, identitas visual perusahaan, hingga pengelolaan anggaran secara fleksibel tanpa mengurangi kesan premium.

Dengan pendekatan terkurasi dan pemahaman mendalam terhadap tren pasar, Lokasoka terus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis perusahaan dalam menghadirkan hampers Lebaran kekinian yang relevan, bernilai, dan selaras dengan perkembangan kebutuhan bisnis modern.

Dengan menggandeng UMKM lokal dan didukung sertifikasi ISO 9001:2015, Lokasoka terus mendukung terciptanya momen berbagi yang lebih bermakna di setiap perayaan.

Cari tahu lebih lanjut dan jelajahi seluruh koleksi “Art of Giving” Lokasoka di: Katalog Hampers Lebaran Lokasoka

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Iklan